Breaking News:

Kasus Pencabulan di Depok

Seorang Pengurus Rumah Ibadah di Depok Cabuli Anak Dibawah Umur, Korban Diduga Lebih dari Dua Orang

SM (42) pengurus rumah ibadah di Kota Depok, Jawa Barat berurusan dengan aparat Kepolisian lantaran nekat mencabuli sejumlah anak dibawah umur.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, meminta keterangan dari pelaku pencabulan anak dibawah umur di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Senin (15/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - SM (42) pengurus sebuah rumah ibadah di Kota Depok, Jawa Barat, harus berurusan dengan aparat Kepolisian lantaran nekat mencabuli sejumlah anak dibawah umur.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, menuturkan bahwa hingga saat ini sudah ada korban yang melapor ke pihaknya.

"Yang melapor secara resmi sudah dua orang," kata Azis di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (15/6/2020).

Namun, Azis mengatakan pihaknya menduga ada lebih dari dua orang korban yang menjadi pelampiasan napsu bejat pelaku.

Museum Sejarah Jakarta Sudah Kembali Dibuka, Pengunjung Masih Sepi

"Namun diduga ada beberapa orang yang lain (korban), ini masih penyidikan ya," ucapnya menambahkan.

Kepada korban, Azis berujar pihaknya akan melakukan pendampingan sesuai standar perlindungan anak.

"Iya ada ya (perlindungan), sesuai dengan standar penyelidikan dan perlindungan terhadap anak," jelasnya.

Video Viral Bola Api Melayang Gegerkan Warga Curug Kota Depok, Ini Penjelasan Polisi: Bukan Santet

Terakhir, Azis berujar pelaku diduga melanggar Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang perlindungan anak.

"Pada pelaku kami sangkakan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dimana secara spesifik diduga sudah melakukan pencabulan terhadap anak," pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved