Antisipasi Virus Corona di DKI

20 Pemudik di Pejagalan Selesai Jalani Isolasi, Stiker Karantina Mandiri Dicabut dari Rumah Mereka

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kelurahan Pejagalan mendatangi rumah warga yang menjalani karantina.

Tayang:
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Suharno
Dok Kelurahan Pejagalan
Kelurahan Pejagalan mencabut stiker karantina mandiri dari rumah warga yang menjalani karantina 14 hari setelah balik dari mudik, Jumat (19/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kelurahan Pejagalan mendatangi rumah warga yang menjalani karantina.

Lurah Pejagalan Ichsan Firdaosy mengatakan, kunjungan ini dilakukan terhadap 20 warga RW 05 Pejagalan yang sebelumnya harus karantina mandiri karena baru balik dari kampung halamannya masing-masing.

"Sebelumnya, rumah mereka kita pasang stiker karantina mandiri karena nekat mudik dan tidak memiliki SIKM. Apa yang mereka lakukan itu melanggar aturan PSBB dalam Peraturan Gubernur Prov DKI Jakarta Nomor 47 tahun 2020," kata Ichsan, Jumat (19/6/2020).

Setelah 14 hari menjalani karantina mandiri, warga sudah bisa menjalani aktivitas seperti biasa.

Gerindra Tangsel Hingga Pusat Setuju Dukung Keponakan Prabowo Subianto Maju Pilkada Tangsel

Seiring hal itu, pihak Kelurahan Pejagalan bersama Gugus Tugas RW 05 Pejagalan juga melakukan pencabutan stiker karantina mandiri di rumah warga pemudik.

"Pencabutan dari rumah warga yang bermukim di RT 07, 08 dan 09. Warga bisa menjalani aktivitas seperti biasanya," kata dia.

Ichsan mengatakan, 20 warganya yang didatangi hari ini sudah menjalankan tanggung jawab moral mereka.

Sebagai pemudik di tengah pandemi Covid-19 ini, sudah seharusnya mereka menjalani konsekuensi dengan karantina mandiri selama 14 hari.

Satpol PP Kota Depok Tegur Mall yang Hendak Gelar Konser Musik

"Mereka adalah pemudik dan ditakutkan sebagai carrier. Prinsipnya, mereka mengakui hal itu dan memiliki tanggung jawab moral untuk menjalani karantina mandiri," kata Ichsan.

"Saya juga apresiasi kepada warga sekitar yang ikut membantu dan mensupport warga yang karantina mandiri," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved