Breaking News:

Ratusan Petugas Rutan Kelas 1 Tangerang Jalani Tes Urine di Tengah Pandemi Covid-19

Sebanyak 162 petugas Rutan Kelas I Tangerang dan Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Ciangir menggelar tes urine di Rutan Kelas I Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Sebanyak 162 petugas Rutan Kelas I Tangerang dan Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Ciangir menggelar tes urine di Rutan Kelas I Tangerang, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, JAMBE - Sebanyak 162 petugas Rutan Kelas I Tangerang dan Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Ciangir menggelar tes urine di Rutan Kelas I Tangerang, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang.

Pemeriksaan tes urine kali ini berbeda dari yang sebelumnya.

Karena harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Sebanyak 162 petugas Rutan Kelas I Tangerang dan Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Ciangir menggelar tes urine di Rutan Kelas I Tangerang, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/6/2020).
Sebanyak 162 petugas Rutan Kelas I Tangerang dan Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Ciangir menggelar tes urine di Rutan Kelas I Tangerang, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/6/2020). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

"Ini tes urine pertama di tengah pandemi Covid-19. Dalam pelaksanaan ini, semuanya harus mengikuti standar protokol kesehatan, mulai dari pakai masker dan jaga jarak," kata Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Mujiarto, Jumat (19/6/2020).

Dalam pemeriksaan kali ini, pihak rutan dan Badan Narkotika Kabupaten Tangerang atau BNK menerapkan sistem kuota.

Dimana, pada proses pengisian data, pengambilan botol urine, hingga pengembalian botol, dilakukan maksimal empat petugas.

"Biasanya kan pakai antrean panjang, tapi karena ada pandemi ini, kita pakai sistem giliran. Seperti yang dilakukan ini, panggil empat petugas dulu, lalu nanti setelah yang empat ini selesai, panggil lagi empat petugas lain, begitu terus sampai semua petugas selesai jalani tes," jelas Mujiarto.

Terekam CCTV, Begini Ciri-ciri Pelaku Dugaan Pencabulan Bocah Berusia 6 Tahun di Bekasi

Bisakah Makanan Beku Menularkan Virus Corona? Berikut Penjelasan Ahli

Menurutnya, meski memakan waktu yang lama, namun ini untuk menghindari terjadinya kerumunan petugas dan tentunya mampu menghindari penyebaran virus.

"Ini dilakukan supaya tidak berkerumun, da tentunya kita tetap menerapkan standar yang telah dianjurkan pemerintah dalam menghindari Covid-19," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved