Dulu Dianggap Usaha Sampingan, Es Duren Oppa di Bekasi Mampu Hasilkan Puluhan Juta Bagi Pemuda Ini
Berawal hanya menjadi usaha sampingan, pemuda asal Bekasi Muhammad Reza Apriadi kini membuat kedai Es Duren Oppa miliknya jadi penghasilan utama.
TRIBUNJAKARTA.COM - Berawal hanya menjadi usaha sampingan, pemuda asal Bekasi Muhammad Reza Apriadi kini membuat kedai Es Duren Oppa miliknya jadi penghasilan utama.
Pemuda berusia 23 tahun ini menyebut penghasilannya dari kedai Es Duren Oppa di Rawalumbu Jembatan 2 Kota Bekasi Jawa Barat lebih besar dari gajinya sebagai karyawan.
Reza menceritakan usaha Es Duren Oppa yang dirintisnya bersama sang kekasih sembari dirinya masih menjalani pekerjaannya sebagai karyawan kantoran.
Meski hanya lulusan SMK, akan tetapi Reza sudah memiliki pekerjaan dan posisi yang nyaman sebagai Kepala IT di sebuah perusahaan di Kota Bekasi, lantaran keahliannya di bidang IT.
"Awalnya jualan es duren ini hanya sebagai usaha sampingan karena yang beli hanya beberapa setiap hari. Bahkan kadang ada hari dimana tidak ada pembeli sama sekali," ujar pria yang gemar main komputer sejak SD ini, Jumat (26/6/2020).
"Dulu, pendapatannya kadang nol, kadang Rp 15.000, paling tinggi Rp 60.000. Itu yang beli juga tetangga atau teman," sambungnya.
Namun, Reza tidak menyerah untuk membesarkan kedai Es Duren Oppa miliknya yang terletak di Jalan Trisatya Nomor 7 Rawalumbu Jembatan 2 kota Bekasi, Jawa Barat.

"Meski dulu kebanyakan adalah tetangga dan teman, kami tetap optimistis karena untuk meningkatkan pelanggan perlu dilakukan membuat kuliner yang inovatif dan kreatif," ungkapnya.
Akhirnya dengan pemikiran yang kreatif, Reza mampu menciptakan cita rasa es duren yang khas dan menciptakan brand sendiri yakni Es Duren Oppa.
"Buah durian yang sudah dibuang bijinya itu dicampur dengan es dan diolah dengan cara khusus hingga menghasilkan es duren yg sangat terasa duriannya," ujar Reza.
"Akhirnya kedai Es Duren Oppa mulai dikenal di Kota Bekasi. Nama Oppa diambilnya dari sebutan bahasa Korea artinya kakak laki laki ,kemudian ditambah Es Duren didepannya, menjadi Es Duren Oppa," sambung Reza menceritakan awal munculnya nama tersebut.
Kini, nama Es Duren Oppa, sudah melekat di telinga masyarakat Bekasi Barat, Bekasi Timur bahkan sampai ibukota Jakarta.

Reza mengaku sudah banyak tawaran untuk membuka cabang baru, namun dirinya masih menolak.
Alasannya, Reza masih ingin fokus pada satu tempat dengan alasan agar cita rasa tetap terjaga.
"Mungkin suatu saat nanti saya akan mengembangkan usaha saya dengan membuka cabang di tempat lain di Bekasi bahkan kota-kota lain," jelasnya.
Kedai Es Duren Oppa
Kehadiran Es Duren Oppa menjadi penyemarak usaha Reza, bahkan pembeli lebih cenderung memilih Es Duren Oppa, karena rasanya yang khas dan sangat kental dengan rasa durennya.
Sejak kehadiran Es Duren Oppa, usaha Reza dari tahun ke tahun terus berkembang, yang tadi omzet per hari hanya Rp15.000 meningkat menjadi hingga bisa sampai Rp 40 juta perbulan.
Reza mengatakan pada Tahun 2019-2020 omzet dari penjualan di kedai Es Duren Oppa bisa mendapatkan jutaan rupiah perhari.
Inovatif dan kreatif, itulah kunci kesukseskan Reza Apriadi mengembangkan usahanya.
Ia tidak segan-segan mencoba berbagai macam ragam buah-buahan diolahnya sedemikian rupa untuk mendapatkan rasa yang enak dan nikmat, mulai dari stroberi, sirsak dan buah-buahan lainnya, dan keputusan terakhir jatuh kepada duren yang ternyata sangat disukai pembeli.
"Es duren Oppa ini saya jual mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 21.000 per porsi" kata anak dari pasangan Ishak dan Yusti ini mengisahkan munculnya nama Oppa di nama kedainya tersebut.
Reza Apriadi memang tidak pernah berhenti berinovasi, Es Duren Oppa yang sudah nikmat tersebut diberi pilihan bagi yang ingin ditambahkan parutan keju diatasnya agar rasa es duren lebih nikmat dan menyegarkan.
Setelah diketahui oleh warga Kota Bekasi melalui mulut ke mulut, pembelinya pun menjadi banyak, tidak hanya didatangi warga sekitar saja, tetapi tidak sedikit yang sengaja singgah baik menggunakan sepeda motor maupun mobil.
Alhasil, Es duren Oppa yang ukuran relatif kecil tersebut tidak mampu menampung pembeli yang cukup banyak.
Reza juga mengkisahkan lapak yang dijadikan kedai Es Duren Oppa tersebut akan berencana berpindah ke Ruko yang lebih luas dan akan menambah lagi karyawan yang sebelumnya mempunyai 4 karyawan.
Reza berharap Harapannya semoga usaha kami dapat terus berkembang dan terus dipercaya konsumen dan menciptakan lapangan pekerjaan.