Breaking News:

Ditengah Pendemi, InfraDigital Startup Manajemen Lembaga Pendidikan Dapatkan Pendanaan Seri A

InfraDigital mengumumkan pendanaan Seri A dengan besaran yang tidak diumumkan dari investor AppWorks.

Istimewa/dokumentasi acara
Pembayaran sumbangan pendidikan melalui Jaringan IDN 

TRIBUNJAKARTA.COM - InfraDigital mengumumkan pendanaan Seri A dengan besaran yang tidak diumumkan dari investor AppWorks.

Startup ini membantu Lembaga Pendidikan untuk memulai transformasi digital mereka dengan mendigitalkan data siswa dan keuangan, mengotomasi proses operasional, dan memfasilitasi pembayaran uang sekolah secara online ataupun offline.

Ekspansi Cepat di 12 Provinsi

Investasi ini merupakan pendanaan lanjutan setelah Seed Series mereka pada awal tahun lalu.

InfraDigital kini aktif di 12 provinsi di Indonesia dan telah digunakan lebih dari 350 Lembaga Pendidikan dan 165.000 siswa, dari Sumatera Utara sampai ke Sulawesi Selatan.

InfraDigital merupakan inovator di belakang ‘Jaringan IDN’, yang merupakan jaringan pembayaran untuk Lembaga Pendidikan yang dibangun bersama startup dan retail besar seperti Gojek, Tokopedia, LinkAja, Blibli, Alfamart, Indomaret dan berbagai macam provider pembayaran lainnya dalam rangka membantu Lembaga Pendidikan dalam memudahkan pembayaran sumbangan Pendidikan baik secara online maupun offline.

Edtech memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di Indonesia, seraya meningkatkan penghasilan dan standar hidup 50 juta siswa kedepannya.

Sayangnya, pada kenyataannya sebagian besar Lembaga Pendidikan masih belum dapat melakukan pendataan data primer siswa secara digital dan seringkali tidak memiliki alat yang tepat untuk manajemen dan perencanaan keuangan yang baik.

Tingginya biaya teknologi juga berkontribusi dalam menghambat akses ke teknologi digital, terutama untuk sekolah, madrasah, dan pondok pesantren di daerah pedesaan yang seringkali bermasalah karena terbatasnya sumber daya.

InfraDigital telah secara aktif membantu sekolah untuk mengatasi hal tersebut, dengan menargetkan dua area yang paling berdampak bagi yayasan pendidikan yaitu keuangan dan transparansi data.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved