Ada Ledakan di Menteng

Polisi Masih Selidiki Rekaman CCTV Ledakan di Menteng

Kepolisian berhasil mengamankan rekaman kamera CCTV yang merekam situasi di lokasi sumber ledakan diduga bom, di Jalan Yusuf Adiwinata, Jakpus.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Suasana lokasi sumber suara meledak diduga bom, di Jalan Yusuf Adiwinata, kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2020). 

Tak hanya itu, ia juga menyebut, kerugian material yang ditimbulkan dari ledakan ini sangat minim.

"Kerugian hanya ban mobil Pajero kempes," ujaemya di lokasi kejadian.

Ledakan di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat, sempat membuat geger warga sekitar.

Menurut informasi, sumber ledakan tersebut berada dekat mobil Pajero yang terparkir di depan rumah warga.

Joko (33), saksi mata mengatakan, peristiwa ini terjadi siang tadi saat kondisi tangan tengah sepi.

"Kejadian siang tadi sekira pukul 14.14 WIB," ucapnya, Minggu (5/7/2020).

Ia menjelaskan, saat itu dirinya yang sedang berada di rumah dikagetkan dengan bunyi sangat kencang seperti ledakan bom.

"Bunyinya keras banget seperti bom, sampai alarm mobil saya bunyi," ujarnya.

Begitu mendengar bunyi ledakan itu, Joko langsung keluar dan melihat sebuah mobil yang terparkir tak jauh dari rumahnya mengeluarkan asap tebal berwarna putih.

"Percikan api enggak kelihatan, hanya asap putih saja agak tebal," kata dia.

Polisi memastikan sumber ledakan bukan bom rakitan, melainkan petasan low explosive.

Polisi periksa lima saksi

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, pihaknya telah memeriksa lima orang saksi terkait ledakan yang terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Saksi yang kami panggil ada lima, sudah lima yang kami mintai keterangan," ucapnya, Minggu (5/7/2020).

Tak hanya itu, ia pun menyebut, pihaknya kini tengah mempelajari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna mencari siapa pelakunya.

"Kami masih lakukan investigasi, (CCTV) masih kami dalami juga," ujarnya saat ditemudi di lokasi kejadian.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan yang terjadi di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat membuat geger warga sekitar.

Menurut informasi, sumber ledakan tersebut berada dekat mobil Pajero yang terparkir di depan rumah warga.

Joko (33), saksi mata mengatakan, peristiwa ini terjadi siang tadi saat kondisi tangan tengah sepi.

"Kejadian siang tadi sekira pukul 14.14 WIB," ucapnya, Minggu (5/7/2020).

Ia menjelaskan, saat itu dirinya yang sedang berada di rumah dikagetkan dengan bunyi sangat kencang seperti ledakan bom.

"Bunyinya keras banget seperti bom, sampai alarm mobil saya bunyi," ujarnya.

Begitu mendengar bunyi ledakan itu, Joko langsung keluar dan melihat sebuah mobil yang terparkir tak jauh dari rumahnya mengeluarkan asap tebal berwarna putih.

"Percikan api enggak kelihatan, hanya asap putih saja agak tebal," kata dia.

Polisi sendiri menduga ledakan yang terjadi siang tadi bersumber dari petasan

"Jadi sore tadi sekira pukul 15.00 WIB terjadi ledakan kecil, di mana ledakan itu seperti petasan yang mengakibatkan kempes ban sebelah kiri," ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat Heru Novianto.

"Ledakannya kecil dan kami katakan low eksposif," sambungnya.

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei di Kelapa Gading

Maling di Pesanggrahan Sempat Ganti Pakaian Saat Gasak 2 Motor di Lokasi yang Sama

Dengan Suara Lirih Bocah 5 Tahun Ngaku Diperkosa Tetangga, Kerabat: Bapak Dia Wafat 1 Tahun Lalu

 

Tak terkait aksi terorisme

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto memastikan, ledakan yang terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat tidak terkait aksi terorisme.

Sebab, bahan peledak yang digunakan pelaku tergolong low eksplosif dan tak membahayakan warga.

"Tidak (terkait terorisme). Kalau teroris biasanya selalu mencari korban dan bahannya biasanya selalu membahayakan untuk orang sekitarnya," ucapnya, Minggu (5/7/2020).

Dalam peristiwa ini, Heru juga memastikan tidak ada korban jiwa dan kerusakan yang ditimbulkan sangat minim.

"Ini kalau kami lihat tidak ada dampak korban manusia, kerusakan fisik juga hanya ban mobil," ujarnya.

"Masih jauh kalau untuk teroris, kita belum menyimpulkan ke sana dan butuh pendalaman," sambungnya.

Untuk itu, menyebut, pihaknya tak akan memperketat pengaman di sekitar lokasi kejadian.

Bahkan, kini pihak kepolisian telah melepas garis polisi yang sebelumnya terpasang di sekitar lokasi kejadian.

"Kalau pengamanan standar saja, karena memang ini bukan suatu kejadian terorisme. Mungkin (pengamanan) kita tingkatkan, tapi tidak ekstra," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan yang terjadi di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat membuat geger warga sekitar.

Menurut informasi, sumber ledakan tersebut berada dekat mobil Pajero yang terparkir di depan rumah warga.

Joko (33), saksi mata mengatakan, peristiwa ini terjadi siang tadi saat kondisi tangan tengah sepi.

"Kejadian siang tadi sekira pukul 14.14 WIB," ucapnya, Minggu (5/7/2020).

Ia menjelaskan, saat itu dirinya yang sedang berada di rumah dikagetkan dengan bunyi sangat kencang seperti ledakan bom.

"Bunyinya keras banget seperti bom, sampai alarm mobil saya bunyi," ujarnya.

Begitu mendengar bunyi ledakan itu, Joko langsung keluar dan melihat sebuah mobil yang terparkir tak jauh dari rumahnya mengeluarkan asap tebal berwarna putih.

"Percikan api enggak kelihatan, hanya asap putih saja agak tebal," kata dia.

Polisi sendiri menduga ledakan yang terjadi siang tadi bersumber dari petasan

"Jadi sore tadi sekira pukul 15.00 WIB terjadi ledakan kecil, di mana ledakan itu seperti petasan yang mengakibatkan kempes ban sebelah kiri," ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat Heru Novianto.

"Ledakannya kecil dan kami katakan low eksposif," sambungnya. (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima)

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved