Seorang Pengemudi Ojek Pangkalan di Palmerah Mengaku Dihipnotis, Motor dan Dompet Raib Digondol
Seorang tukang ojek pangkalan (opang) jadi korban hipnotis di Jalan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Seorang tukang ojek pangkalan (opang) jadi korban hipnotis di Jalan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.
Sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi B 3621 PIO miliknya beserta dompet dan STNK yang disimpan di jok motor raib digondol pelaku.
Ditemui di Polsek Palmerah saat membuat laporan polisi, Fiqih (25) menceritakan kejadian tersebut.
Dikatakannya, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/7/2020) saat dia mendapat orderan penumpang untuk diantar ke Jalan Kemanggisan.
• Banyak Rumah Sakit Terapkan Tarif Berbeda Untuk Rapid Test, Kemenkes Putuskan Tarifnya Segini
Setelah penumpang diantar ke tujuan, penumpang itu langsung menemui rekannya yang sudah menunggu di sana.
"Nah pas sudah sampai di tujuan, orang itu turun terus ada temannya yang udah nunggu. Seinget saya, temannya itu sempat nepuk pundak saya, terus saya jadi kaya ngebleng gitu," kata Fiqih, Selasa (7/7/2020).
Setelah ditepuk itu, Fiqih mengaku seperti orang linglung dan menuruti aja apa yang diperintahkan pelaku.
Termasuk turun dari motornya lantaran pelaku mengaku ingin meminjamnya.
• Vicky Prasetyo Ditahan: Sempat Memohon ke Jaksa, Psikologis Memprihatinkan, Beri Pesan ke Adik
Sebelum pelaku kabur dibawa pelaku, Fiqih mengaku diberikan dua unit ATM yang ternyata sudah diblokir.
"Saya enggak sadar, dikasih dua ATM doang yang udah diblokir. Saya sadarnya pas motor udah dibawa kabur, mana dompet saya juga disimpan di jok motor, ada STNK juga disana," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-curanmor_20180308_162854.jpg)