Antisipasi Virus Corona di DKI
89 Pedagang Pasar Kober Papanggo Ikuti Swab Test Covid-19
Kepala Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok dr. Ahrahayati Wildany mengatakan, ada sebanyak 89 pedagang yang mengikuti swab test massal ini
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Puluhan pedagang yang membuka kios di Pasar Kober, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara mengikuti swab test Covid-19, Rabu (8/7/2020).
Swab test ini diadakan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok dibantu Puskesmas Kelurahan Papanggo dalam rangka mendeteksi dini penyebaran virus corona di pasar tersebut.
Kepala Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok dr. Ahrahayati Wildany mengatakan, ada sebanyak 89 pedagang yang mengikuti swab test massal ini.
"89 pedagang tidak hanya didata pribadinya, tetapi juga didata dengan memakai form penyelidikan epidemiologi (PE)," kata Ahrahayati.
Form penyelidikan epidemologi dipakai untuk mengetahui apakah pedagang yang mengikuti swab test memiliki penyakit penyerta.
Setelah mengisi form tersebut, satu per satu pedagang kemudian menjalani test yang dilakukan 18 orang petugas baik dokter, paramedik, maupun administrasi.
Adapun pelaksanaan swab test massal ini sesuai Surat Edaran Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara No. 016/2020 tentang Testing Covid-19 Massal di Pasar.
• Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin Kembali Terpilih Menjadi Ketua DPD Partai Golkar
• Pedagang Hewan Kurban di Jakarta Timur Raup Untung saat Pandemi Covid-19
Pasar menjadi sasaran swab test massal karena berpotensi memunculkan kluster baru Covid-19.
"Untuk itu diadakan test massal di pasar-pasar, dikarenakan salah satu potensi klaster virus Covid-19 . Saat ini Active Case Finding (ACF) atau temuan kasus aktif berada di pasar," kata Ahrahayati.
Ahrahayati menambahkan, swab test massal ini sejatinya juga diadakan untuk memantau penyebaran Covid-19 yang ke depannya bisa ditindaklanjuti supaya lebih aman.
Apalgi, Pemerintah Kota Jakarta Utara sedang gencar melaksanakan TLI (test, lacak, isolasi) dan membangun perilaku publik untuk melaksanakan 3 M.
"Diharapkan agar selalu disiplin menerapkan 3 M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) dan juga menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," tandasnya.