Pedagang Hewan Kurban di Jakarta Timur Raup Untung saat Pandemi Covid-19
Pedagang hewan kurban di Kampung Dukuh, Kelurahan Dukuh, Bagus Riznul Hakim (35) mengatakan penjualan di lapaknya justru meningkat
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Terpuruknya sektor ekonomi akibat pandemi Covid-19 tidak membuat pedagang hewan kurban di Jakarta Timur merugi.
Pedagang hewan kurban di Kampung Dukuh, Kelurahan Dukuh, Bagus Riznul Hakim (35) mengatakan penjualan di lapaknya justru meningkat.
"Untuk Domba tahun lalu 10 hari awal jualan yang laku sekitar 10-15, tapi tahun ini baru lima hari sudah 52 ekor yang laku," kata Bagus di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (8/7/2020).
Bagus yang membuka lapaknya di lapangan Jalan Dukuh V, RT 07/RW 05 mengaku sempat khawatir bakal merugi karena sepi pembeli.
Pasalnya hingga bulan Mei 2020, Pemprov DKI Jakarta mencatat sebanyak 323.224 pekerja di-PHK dan dirumahkan tanpa upah akibat pandemi.
Beruntung di tahap awal penjualan hewan kurban Idul Adha 1441 Hijriah ini Bagus justru meraup untung lebih cepat dibanding tahun lalu.
"Alhamdulillah sampai dengan saat ini penjualan bagus banget. Kalau sapi sampai dengan hari ini sudah 125 ekor yang terjual," ujarnya.
Soal harga, Bagus menuturkan hingga kini tidak ada kenaikan harga jual sapi, domba, dan kambing yang dijual di lapaknya.
Harga jual domba dan kambing berkisar Rp 2-8 juta, sementara sapi berkisar Rp 12-30 juta, harga tersebut sama dengan Idul Adha tahun lalu.
"Kekhawatiran ada, karena memang ekonomi kan kena karena ada pandemi. Tapi kalau kita lihat di lapangan sampai saat ini kalau saya bilang efek pandemi ke hewan kurban tidak ada," tuturnya.
• Ini 4 RW di Jakarta Barat yang Masih Berstatus Zona Merah Covid-19
• Petugas Damkar Tangsel Turun ke Kali Mencari Ular yang Lilit Bocah di Serpong Hingga Tewas
• Pedagang Hewan Kurban di Jakarta Timur Wajib Menjalani Rapid Test
Pedagang wajib rapid test
Pedagang hewan kurban di Jakarta Timur tak hanya diwajibkan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di lapak penampungan.
Kasi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Kota Jakarta Timur, Irma Budiany mengatakan mereka diharuskan menjalani rapid test deteksi Covid-19.
"Setiap pedagang yang membawa hewan kurban harus membawa surat hasil rapid test. Jadi pedagang dan pegawainya wajib," kata Irma di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (8/7/2020).