Lagi, Percobaan Penculikan Terjadi di Kota Depok

Tanpa basa-basi, satu dari dua orang pria tersebut langsung membekap mulut MA menggunakan tisue, hingga lemas dan tak berdaya

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Rosyid dan MA ketika dijumpai wartawan di kediamannya, Rabu (8/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Belum selesai kasus percobaan penculikan yang menimpa delapan remaja di bawah umur di Kota Depok, kali ini kembali terjadi peristiwa serupa yang menimpa seorang bocah berinisial MA (7).

Selasa (7/7/2020) malam sekira pukul 20.30 WIB kemarin, MA nyaris menjadi korban penculikan ketika bermain badminton dengan tiga orang temannya.

Dijumpai wartawan, Rosyid (47) ayah MA berujar anaknya tersebut tiba-tiba didatangi dua orang pria berboncengan motor.

Tanpa basa-basi, satu dari dua orang pria tersebut langsung membekap mulut MA menggunakan tisue, hingga lemas dan tak berdaya.

Melihat MA dibekap, ke-tiga temannya pun langsung berteriak hingga membuat dua pria misterius ini panik.

"Tiba-tiba ada motor dateng deketin anak saya, pake tisue mulutnya diginiin (bekap) langsung lemas. Terus diteriakin sama temannya, mereka langsung kabur karena mungkin banyak orang atau gimana saya kurang paham, baru anak saya dibawa pulang," kata Rosyid di kediamannya, Rabu (8/7/2020).

Rosyid mengatakan, melihat anaknya pulang dalam kondisi lemas dan diantar oleh banyak orang, dirinya pun langsung panik.

"Yang nganterin bilang anak saya pake tisue diginiin (bekap), lah saya bilang ini mah modus penculikan," ucapnya.

2.380 Pegawai Pemkot Jakarta Barat Jalani Rapid Test Covid-19

Pakai Masker, Saksi Sulit Kenali Ciri-ciri Komplotan Pencuri Modus Geser Tas di Pejaten Village

Selain Laptop, Korban Pencurian Modus Geser Tas di Pejaten Village Juga Kehilangan HP dan Token ATM

Selanjutnya, Rosyid pun langsung melaporkan peristiwa yang dialami putranya ke Ketua RT, dan diteruskan ke pihak Kepolisian.

"Ya Allah enggak biasanya daerah sini begini, biasanya aman-aman saja," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved