Ada Kenaikan, Berikut Harga Tiket Masuk PP IPTEK Terbaru di TMII

Harga tiket masuk Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK), TMII, Jakarta Timur alami kenaikan 30 persen.

TribunJakarta/Nawir Arsyad Akbar
Sejumlah pengunjung melihat gerhana bulan total dengan teropong di Pusat Peragaan IPTEK TMII, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (27/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN MINI - Harga tiket masuk Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur alami kenaikan 30 persen.

Terhitung persatu April 2020, harga tiket masuk PP IPTEK, Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) mengalami perubahan.

Bila sebelumnya dikenakan harga sebesar Rp 16.500, saat ini menjadi Rp 27.500 perorang.

"Sebenarnya kenaikan ini mulai berlaku 1 April 2020. Karena 18 Maret 2020 kita sudah tutup jadi tarif baru ini baru dikenakan pada 20 Juni 2020," kata Kepala Sub Divisi Promosi dan Kerjasama PP IPTEK, Ika Mian Karlina di lokasi, Kamis (9/7/2020).

Sementara itu, untuk tiket rombongan dikenakan biaya sebesar Rp 24.750 perorangnya.

Harga tersebut berlaku untuk minimal 30 orang.

"Sebelumnya, untuk rombongan minimal 40 orang baru ada diskon 10 persen. Untuk sekarang minimal 30 orang sudah diskon 10 persen," sambungnya.

Sementara itu, Direktur PP IPTEK, M Syachrial Annas menuturkan tak ada keluhan dari pengujung perihal kenaikan harga tiket masuk.

Saksi Pembunuhan Babak Belur Usai Diperiksa 3 Hari: Pengakuan Korban, Kapolsek Berkelit Tidak Tahu

Curi Uang di Toko Kelontong, Pria di Bekasi Nekat Pukul Pemilik Toko Pakai Palu

Syachrial menyebut harga ini sesuai dengan alat peraga yang tersedia saat ini di PP IPTEK.

"Melihat kapan terakhir naik dan kemampuan daya beli masyarakat sehingga dianggap perlu disesuaikan perkembangan alat-alat peraga yang diberikan pelayanan yang diberikan dianggap pantas kalau itu dinaikan," kara Syachrial.

"Tentunya langkahnya tidak mudah tapi sampai sekarang tidak ada komplain. Karena apa? Karena kita menghadirkan alat peraga dengan sains kekinian," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved