Pilkada Kota Tangsel

Akar Rumput PDIP Tolak Surat Rekomendasi Bacalon Kepala DaerahTangsel, Minta Mega Lakukan Hal Ini

Beredarnya surat rekomendasi itu justru menimbulkan gejolak protes pada puluhan kader akar rumput DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel

Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
ISTIMEWA
Surat berkop Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang bertuliskan rekomendasi mengusung Muhamad dan - Rahayu Saraswati sebagai pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota untuk Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Beredar surat berkop Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang bertuliskan rekomendasi mengusung Muhamad-Rahayu Saraswati sebagai pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota untuk Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020.

Surat tertanggal 30 Juni 2020 itu bahkan ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Bambang Wuryanto.

"Merekomendasikan Drs. H. Muhamad M.Si untuk dijadikan Calon Wali Kota Tangerang Selatan dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo untuk dijadikan Calon Wakil Walikota Kota Tangerang Selatan periode 2020-2025 yang diajukan dari PDI Perjuangan," tertulis pada poin pertama surat tersebut.

Poin selanjutnya berisi perintah kepda Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Tangsel untuk mendaftarkan pasangan calon itu ke KPU dan mendukungnya.

Barang siapa yang menolak, maka akan diberikan sanksi.

"Kepada mereka yang tidak mengindahkan instruksi dan melakukan aktivitas di luar dari kebijakan ini akan diberi sanksi organisasi," tertulis pada poin akhir surat bernomor 1506/IN/DPP/VI/2020 itu.

Ditolak akar rumput

Beredarnya surat rekomendasi itu justru menimbulkan gejolak protes pada puluhan kader akar rumput DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel.

Bahkan, puluhan kader akar rumput itu sempat menggelar aksinya penolakannya di Kantor DPP PDI Perjuangan yang terletak di Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (8/7/2020).

Kader akar rumput DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel, M Subari mengatakan pihaknya menolak isi dari surat rekomendasi itu yang menyatakan dukungan terhadap bakal calon Muhamad sebagai Wali Kota dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Wakil Wali Kota pada Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Menurutnya partai berlambang kepala banteng moncong putih itu tidak semestinya mendeklarasikan dukungan kepada dua kandidat tersebut.

"Kalau kita sih dari akar rumput berharap untuk maju di Pilkada nanti dari akar rumput.

"Secara tidak langsung kan PDIP ini sebagai partai pemenang Pemilu juga, makanya sangat aneh kalau yang diusung itu bukan dari kader sendiri, jadi tanda tanya.

"Kalau kita sih enggak neko-neko intinya berharap mudah-mudahan nanti Ibu Ketum (PDIP) Megawati bisa mengusung benar-benar dari kader partai itu sendiri," kata Subari saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Tangsel, Kamis (9/7/2020).

Kendati telah melayangkan aksi protes, Subari mengakui bila pihaknya belum dapat memastikan orisinalitas dari surat rekomendasi yang telah beredar luas itu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved