Pria Ditolak Minta Jatah ke Mantan Istri: Bakar Rumah, 3 Anak Menderita Luka Bakar, Ini Kata Camat

NJS marah dan kalap. Dia kemudian membakar rumah yang ditinggali mantan istri dan anak-anaknya

Penulis: Erik Sinaga 2 | Editor: Wahyu Aji
Tribun Medan / Ho
Wakil Karokaro, Camat Delitua saat mendatangi lokasi rumah yang dibakar. Kepolisian sudah memasang police line 

TRIBUNJAKARTA.COM, DELISERDANG - Sudah bercerai, NJS (63) ternyata masih meminta jatah kepada mantan istrinya HE (39).

Selain ditolak berhubungan badan, mantan istri juga tidak bersedia meminjamkan sepeda motor kepada NJS.

NJS marah dan kalap. Dia kemudian membakar rumah yang ditinggali mantan istri dan anak-anaknya. Simak selengkapnya:

1. Mantan istri suruh jajan di luar

NJS (63) mencoba melakukan percobaan pembunuhan kepada istri dan tiga orang anaknya akibat ditolak berhubungan badan di Perumahan Banyumas Asri Lingkungan V, Kelurahan Timur, Delitua, Sumatera Utara, Rabu (8/7/2020).  

Pelaku mencoba membunuh istri HF(39) dan tiga anaknya dengan cara menyiramkan bensin dan membakarnya di dalam kamar di saat mereka tertidur.

Saat dikonfirmasi Camat Deli Tua, Wakil Karokaro menyebutkan bahwa alasan Herlina menolak berhubungan badan karena telah lama bercerai.

"Jadi mereka itu sudah bercerai dua bulan yang lalu, itu menurut pengakuan istrinya di rumah sakit saat saya jumpai," ungkapnya kepada Tri bun-medan.com, Kamis (9/7/2020).

Ia membeberkan kronologi kejadian awalnya terjadi pada hari Selasa 7 Juli 2020 dimana pelaku meminta untuk berhubungan badan.

"Jadi datang pelaku ini jam 8 malam hari Selasa tanggal 7 Juli 2020 ke rumah bekas istrinya tersebut. Singkat cerita dia meminta berhubungan badan. Si istri enggak mau, karena sudah cerai, kau jajan di luar saja katanya,"

Pelaku NJS yang birahinya tidak dipenuhi bahkan sempat adu mulut dengan mantan istrinya.

"Tapi dia pelaku bersikeras dan akhirnya cekcok pertengkaran mulut sampai tengah malam," ungkapnya.

Selanjutnya, pelaku sempat meminjam sepeda motor kepada HF, namun hal tersebut juga tak diindahkan.

"Jadi sekitar jam 12 malam, dia minta pinjam kereta (motor). Itupun tidak dikasih mantan istrinya ini, karena enggak dikasih pergi dia keluar," tuturnya.

Namun, tak lama berselang pelaku malah membawa bensin dan langsung masuk ke kamar tempat istri dan tiga anaknya beristirahat dan langsung membakarnya.

"Enggak lama kemudian pas sudah mau dapat jam 1 pagi Rabu 8 Juli 2020 datang dia dibawanya bensin. Enggak ada ngomong apa-apa langsung disiramkan ke kamar perempuan itu di situlah 3 anaknya tidur. Disiramkannya lalu dihidupkannya apinya," tuturnya.

Setelah melihat api membakar kamar tempat tidur ketiga anaknya, korban menjerit minta tolong, melihat kobaran api, warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, tidak lama satu unit mobil Pemadam Kebakaran tiba dilokasi dan api pun dapat dipadamkan.

Hal tersebut dijelaskan Camat Delitua Wakil Karo-Karo, membuat istri dan tiga anaknya mengalami luka bakar yang serius.

"Maka anaknya H (16), CU (12) dan CMS (8) ini tiga-tiga luka bakar yang cukup serius di Rumah Sakit Sembiring. Karena tiga-tiga ini terbaring sudah tertidur, istrinya juga alami luka bakar, cuma tidak terlalu parah. Karena dialah berteriak makanya ketiga anaknya bangun," beber Wakil.

Kanit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Imanuel Ginting yang dikonfirmasi Tri bun-Medan.com mengatakan bahwa pihaknya masih fokus melakukan pendalaman hingga pengejaran terhadap pelaku.

"Kita masih selidiki. Masih fokus kejar pelaku," ujarnya, Kamis (9/8/2020).    

2. Kondisi 3 Anak Dibakar Ayahnya

Kondisi tiga anak dirawat di Rumah Sakit Sembiring Delitua, Deliserdang
Kondisi tiga anak dirawat di Rumah Sakit Sembiring Delitua, Deliserdang (Tribun Medan / Ho)

Kondisi tiga orang anak yang menjadi korban percobaan pembunuhan oleh ayahnya sendiri NJS (63) saat ini masih dirawat di RS Sembiring, Deliserdang, Kamis (9/7/2020).

Camat Deli Tua, Wakil Karokaro menyebutkan bahwa ketiganya mengalami luka bakar yang cukup parah, dan ia menyebutkan yang paling parah adalah anak yang paling kecil CMS berumur 8 tahun.

"Yang paling kecilnya CMS itu paling parah karena dia mengalami luka bakar serius di punggungnya. Lalu anak yang pertama dan kedua H (16) dan CU (12) mengalami luka di kaki dan tangan mereka," ungkapnya kepada Tri bun-medan.com

Ia menyebutkan ketiganya saat ini sudah dirawat di ruangan, semalam ia menyebutkan ketiganya masih di rawat di ICU.

Lebih lanjut, Wakil Karo-Karo menerangkan bahwa sang ibu HE juga mengalami luka bakar di tangan namun tak begitu serius.

"Jadi sebenarnya ketiga anaknya itu bisa juga mati itu kalau kian tidak menjerit ibu nya pas dibakar. Karena waktu kejadian ketiganya sudah tertidur pulas. Jadi ini sudah jelas percobaan pembunuhan," ungkapnya.

3. Pelaku Sempat Ditangkap Warga

NJS ternyata sempat ditangkap oleh warga.
Bahkan, Camat Deli Tua, Wakil Karokaro menyebutkan setelah membakar rumah, pelaku sempat ditangkap dan dimassakan oleh warga.

Namun, ia menyebutkan warga tidak sigap dan langsung membawanya ke kantor polisi.

Kakek 63 Tahun Gagalkan Aksi Pembegalan, Lakukan Perlawanan Meski Punggung Berdarah

Punggung Kena Tusuk, Kakek Pengojek Pemberani Ini Lawan Begal di Kalisari

Pemkot Akui Foto Pejabat Depok di Spanduk Adalah Hasil Edit: Masker Tidak Tepat di Wajah

"Enggak ada ngomong apa-apa langsung disiramkan ke kamar perempuan itu disitulah 3 anaknya tidur. Disiramkannya lalu dihidupkannya. Lalu sempat juga itu waktu dia lari ditangkap warga terus digebukin, tapi lepas bukan diserahkan warga ini ke polisi," ungkapnya kepada Tribun, Kamis (9/7/2020).

Saat ini, Wakil menyebutkan bahwa pelaku tengah dalam pengejaran polisi.

"Sekarang masih dikejar polisi tersangka ini, sudah menjadi atensi dari Kapolsek ini dan akan diberi tindakan tegas," ungkapnya. (Tribun Medan)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved