Breaking News:

Anies Terbitkan Izin Reklamasi Ancol

Anies Baswedan Akui Perluasan Lahan di Ancol Merupakan Proyek Reklamasi

Reklamasi dilakukan dengan menimbun perairan bagian timur Ancol dengan lumpur hasil sedimentasi di waduk dan sungai di ibu kota.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Tangkapan layar dari akun youtube Pemprov DKI saat Gubernur Anies Baswedan sedang memberi penjelasan soal reklamasi Ancol. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, perluasan lahan di kawasan Ancol seluas 155 hektar (ha) secara teknis merupakan reklamasi.

Reklamasi dilakukan dengan menimbun perairan bagian timur Ancol dengan lumpur hasil sedimentasi di waduk dan sungai di ibu kota.

"Soal Ancol ini lumpur hasil pengerukan sungai dan waduk itu memang menambah lahan bagi Ancol. Dan penambahan lahan itu istilah teknisnya adalah reklamasi," ucapnya, Sabtu (11/7/2020).

Meski demikian, Anies menegaskan, perluasan wilayah yang dilakukan ini berbeda dibandingkan proyek reklamasi 17 pulau pada era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Sebab, proyek Ahok itu disebutnya hanya diperuntukan untuk kepentingan komersial saja.

Sedangkan, proyek perluasan kawasan Ancol yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta ini bakal dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat umum.

Menurut rencana, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk sekalu pengembang bakal membuat wahana laut, Masjid Apung, hingga Museum Nabi di atas lahan buatan tersebut.

"Ini bukan bagian dari kegiatan reklamasi 17 pulau itu. Beda sebabnya, beda maksudnya, dan beda pemanfaatannya dengan kegiatan yang selama ini kami tentang itu," ujarnya dalam video yang diunggah akun youtube Pemprov DKI Jakarta.

Selain bakal membangun sarana rekreasi baru bagi masyarakat, Anies pun menyebut, perluasan kawasan Ancol ini sebagai bagian dari upaya Pemprpv DKI mengatasi banjir yang kerap melanda ibu kota.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved