PMI DKI Bakal Jemput Bola Atasi Stok Darah Menipis Imbas Pandemi Covid-19

Jumlah stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta terus menipis.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah warga terlihat tengah mendonorkan darahnya di PMI DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, masyarakat mulai bisa beraktivitas normal.

Meski demikian, ternyata jumlah stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta terus menipis.

Plt Ketua PMI DKI Jakarta Muhammad Muas mengatakan, dalam sehari pihaknya hanya bisa mengumpulkan 300 sampai 500 kantong darah.

Padahal, normalnya dalam sehari PMI DKI Jakarta bisa mendapatkan 1.000 kantong darah.

"Kami seharusnya bisa mendapat 1.000 kantong darah per harinya. Tapi dalam kondisi pandemi seperti ini kami hanya mencapai 500 kantong darah, bahkan bisa sampai 300 kantong dalam sehari," ucapnya, Sabtu (11/7/2020).

Untuk mengatasi krisis ketersediaan darah, PMI DKI Jakarta sendiri telah membuka layanan donor darah selama 24 jam.

Namun, upaya ini nyatanya belum cukup ampuh lantaran jumlah pendorong yang datang masih kurang dari target.

"Kebanyakan mereka yang datang ke sini itu pendonor keluarga. Untuk pendonor sukarela masih sangat kurang," ujarnya.

Oleh sebab itu, PMI DKI Jakarta bakal melakukan jemput bola ke masyarakat.

Terlebih, perkantoran, kegiatan peribadatan, hingga pusat perbelanjaan bisa mulai menggeliat lagi saat PSBB masa transisi ini.

Untuk menunjang kegiatan itu, PMI DKI nantinya bakal menerjunkan kendaraan yang telah dimodifikasi untuk donor darah.

Terkait hal ini, PMI DKI sendiri baru saja menerima bantuan berupa satu unit mobil donor darah dari PT. Medquest Jaya Global.

Muhammad Muas berharap, pemberian ini bisa membantu PMI DKI Jakarta dalam memenuhi kebutuhan stok darah di ibu kota.

Sebab, permintaan darah dari rumah sakit-rumah sakit yang ada di ibu kota terus meningkat.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved