Update Pengendara Motor Halangi Ambulans
Pemotor Adang Ambulans di Depok, Pengendara Akui Pikirannya Sedang Kalut
Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Wadi Sabani mengatakan pihaknya telah meminta keterangan dari HG dan Slamet.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Perhubungan Kota Depok berinisial HG, menjadi ramai diberbagai kanal pemberitaan usai aksinya menghentikan mobil ambulans yang membawa pasien di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Sabtu (11/7/2020).
Aksi penghadangan ini pun diabadikan dalam bentuk video dan beredar viral di media sosial hingga saat ini.
Diwartakan sebelumnya, HG diduga tak terima lantaran terserempet mobil ambulans itu ketika hendak menyalip.
Dalam video tersebut, HG terlihat berang dan memberhentikan kendarannya persis di depan mobil ambulans yang dikendarai oleh Slamet.
Dikonfirmasi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani, mengatakan pihaknya telah meminta keterangan dari HG dan Slamet.
Wadi berujar, HG mengakui pikirannya sedang kalut ketika peristiwa itu terjadi, hingga out of control.
“Menurut pengakuannya kan memang sedang kalut pikirannya sedang marah emosi. Kalau sedang emosi kan ya apa pun kadang-kadang out of control,” ujar Wadi di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Senin (11/7/2020).
Wadi juga mengatakan, HG mengatakan dirinya tak berniat mengentikan mobil ambulans tersebut.
• Ambulans Dihadang di Depok, Sopir dan Pengendara Motor Sepakat Selesai Secara Kekeluargaan
• Jasad Kakak Beradik Korban Kebakaran di Bekasi Ditemukan Dalam Posisi Berpelukan
• Jangan Sampai Gue Jadi Pecundang untuk Penegakan Hukum
“Ini kan berawal kejadian ini, yang bersangkutan HG ini bukan sengaja ingin memberhentikan ambulans dalam rangka mencegah atau menghambat lajunya ambulans tetapi karena maksud yang bersangkutan karena ingin menyelesaikan serempetan tadi,” katanya.
Terakhir, Wadi berujar perselisihan antara HG dan sopir ambulans ini telah selesai secara kekeluargaan.
“Untuk sejauh ini yang sudah clear secara hitam diatas putih menyelesaikan secara kekeluargaan yaitu antara HG dan sopir ambulans,” pungkasnya.