Timnas

Terapkan Protokoler Kesehatan Ketat, Timnas U-16 Indonesia Agendakan Rapid Test Lanjutan

Bima menuturkan, serangkaian tes perlu dilakukan untuk menghindari adanya klaster baru di pemusatan latihan Timnas U-16.

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Erik Sinaga
ERI SETIAWAN/SUPERBALL.ID
Pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti memeluk bek Fachrudin Aryanto 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Para pemain, pelatih, dan ofisial Timnas U-16 Indonesia akan menjalani rapid test lanjutan pada Selasa (14/7/2020).

Serangkaian tes Covid-19 harus dilakukan seluruh elemen di Timnas U-16 Indonesia untuk mendeteksi dan memastikan pelaksanaan pemusatan latihan atau training camp (TC) berjalan lancar tanpa gangguan.

Seperti diketahui, Timnas U-16 sudah menjalani TC selama sepekan, dimulai dari tanggal 6 Juli dan akan berakhir tanggal 29 Juli 2020.

Pelaksanaan TC Timnas U-16 Indonesia difokuskan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.

Sebelumnya, seluruh elemen di Timnas U-16 sudah terlebih dahulu melakukan rapid test saat pertama kali tiba di lokasi pemusatan latihan, pada Minggu (5/7/2020).

Dua hari berselang atau tepatnya pada Selasa (7/7/2020), tim asuhan Bima Sakti itu langsung melakukan swab test untuk mengetahui kondisi seluruh elemen yang ada di tim.

Bima menuturkan, serangkaian tes perlu dilakukan untuk menghindari adanya klaster baru di pemusatan latihan Timnas U-16.

Untuk itu, para pemain, pelatih, dan ofisial yang terlibat langsung pada pelaksanaan TC akan menerapkan protokoler kesehatan ketat, salah satunya dengan rutin menjalani tes Covid-19.

"Rencananya kami akan melakukan kembali tes lagi pada Selasa. Sekarang kami masih melakukan latihan," kata Bima Sakti saat dikonfirmasi awak media, Senin (13/7/2020).

Menurut Bima Sakti, pada dua kali tes sebelumnya, kondisi semuanya dalam keadaan baik dan negatif Covid-19.

Pelatih berusia 44 tahun itu berharap pada saat menjalani tes Covid-19 lanjutan hasilnya negatif dan tidak mengganggu pelaksanaan TC.

"Terakhir dua kali tes pemain hasilnya bagus tidak ada masalah," ucap Bima menambahkan.

Lebih lanjut, Bima menambahkan, dalam setiap kesempatan selalu memantau dan mengingatkan pemain untuk menjaga satu sama lain.

Seluruh elemen di tim harus sadar pentingnya menjaga dirinya masing-masing untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved