Mengenal Sejarah INAF, Tim Sepak Bola Amputasi Indonesia

Munculnya ide pembentukan tim sepak bola amputasi Indonesia dilatarbelakangi oleh perkembangan sepak bola di dunia.

WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang
INAF saat berlatih di lapangan rumput yang dimiliki oleh Pusrehab Kementerian Pertahanan RI, Bintaro — Jakarta Selatan 

TRIBUNJAKARTA.COM,JAKARTA - Munculnya ide pembentukan tim sepak bola amputasi Indonesia dilatarbelakangi oleh perkembangan sepak bola di dunia.

Dimana di beberapa negara memberikan ruang khusus bagi Penyandang Disabilitas amputasi seperti USA, Irlandia, Italia, Turki, Jepang dan lainnya.

Hal ini mendorong penyandang disabilitas amputasi yang memiliki minat dan bakat bermain sepak bola untuk membentuk sebuah wadah bagi tim sepak bola amputasi Indonesia secara mandiri.

INAF saat berlatih di lapangan rumput yang dimiliki oleh Pusrehab Kementerian Pertahanan RI, Bintaro — Jakarta Selatan
INAF saat berlatih di lapangan rumput yang dimiliki oleh Pusrehab Kementerian Pertahanan RI, Bintaro — Jakarta Selatan (WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang)

Tepat 3 Maret 2018, INAF (Indonesia amputee football) pun diresmikan.

INAF memiliki cita-cita menjadi pusat pembinaan sepakbola amputasi di Indonesia yang professional dan berprestasi di tingkat regional dan internasional.

Sementara ini INAF menggunakan fasilitas lapangan rumput yang dimiliki oleh Pusrehab Kementerian Pertahanan RI, Bintaro — Jakarta Selatan untuk berlatih setiap hari sabtu pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB menjadi waktu rutin berlatih.

Saat ini ada 15 pemain, 1 pelatih dan 2 official. Namun, dari segi kepelatihan, INAF dibantu oleh dua orang sukarelawan pula.

INAF memiliki target untuk dapat masuk dalam keanggotaan WAFF (world amputee football federation) yang menjadi Induk sepakbola amputasi di dunia tahun 2020.

Jika target ini terealisasi maka sudah dapat dipastikan Indonesia akan mendapatkan tempat untuk berkontestasi di ajang piala dunia sepakbola amputasi.

Exhibition amputee football yang diadakan di Jakarta April 2019 lalu pun menjadi tolak ukur pencapaian perkembangan sepakbola amputasi di Indonesia.

Etik Tak Menyangka Gigitan Kutu Kucing Buat Jari Anaknya Terancam Diamputasi, Begini Kisahnya

Dimana ajang ini menjadi perhatian besar Komite WAFF untuk mempertimbangkan Indonesia masuk dalam keanggotaan sementara.

Mr. Hoffman, presiden WAFF sangat mengapresiasi perkembangan sepakbola amputasi Indonesia yang ada di Jakarta, dia sangat terkesan dan salut atas pencapaian yang terhitung cepat.

Kisah Silfi Pelajar SMP yang Menderita Kanker Tulang: Ikhlas Kaki Diamputasi, Segera Bisa Sekolah

INAF juga punya satu fokus yaitu mengembankan sepakbola amputasi ini sampai ke daerah daerah di Indonesia.

Minimal 5 daerah telah terbentuk dan mengembangkan sepakbola amputasi di daerahnya masing masing maka mungkin saja akan lahir liga sepakbola amputasi di Indonesia.

Ada pun Visi INAF adalah menjadi pusat pembinaan olahraga sepakbola amputasi yang professional dan berprestasi, dengan memberikan ruang bagi disabilitas fisik (amputasi kaki/tamputasi tangan), untuk menyalurkan minat dan bakatnya sebagai bentuk dari persamaan kesempatan mengembangkan diri dan berprestasi. (WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved