Pilkada Kota Tangsel

Gerindra dan PDIP Usung Muhamad-Rahayu di Pilkada Tangsel, Hanura Berubah Haluan

PDIP berkoalisi dengan Partai Gerindra mengusung pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo untuk maju pada Pilkada Tangerang Selatan

Tayang:
Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Pengusungan Muhamad - Rahayu Saraswati sebagai calon wali kota dan calon wakil wali kota Tangsel, di kediaman Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, Jakarta, Senin (20/7/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Partai Gerindra memutuskan mengusung Muhamad sebagai calon Wali Kota dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai calon wakil Wali Kota pada Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 9 Desember 2020 mendatang.

Muhamad merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel aktif.

Sedangkan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau yang akrab disapa Sarah, adalah kader Gerindra yang juga mantan anggota Komisi VIII DPR RI periode 2014-2019.

Sarah merupakan keponakan dari Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Pengusungan tersebut dikonfirmasi oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Tangsel, Li Claudia Candra, saat dihubungi TribunJakarta.com.

"Malam ini DPP Partai Gerindra telah memberikan rekomendasi untuk Pilkada Kota Tangerang Selatan Kepada H. Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai pasangan Calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan," ujar Claudia, Senin (20/7/2020).

Claudia juga menginstruksikan seluruh kader dan simpatisan Gerindra untuk mulai bergerak menyosialisasikan pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati ke masyarakat Tangsel.

"Untuk itu kami Intruksikan kepada seluruh pengurus dan kader untuk bersatu mensosialisasikan calon yang kita usung. Saatnya kader partai Gerindra memimpin Tangerang Selatan," ujarnya.

Partai berlogo kepala Garuda itu rela kadernya menjadi nomor dua alias wakil, demi target besar meraih kursi eksekutif Tangsel itu.

Muhamad dianggap mampu memimpin Tangsel dan menggaet banyak pemilih dari kalangan warga asli Tangsel.

"Pertama dia putra daerah Tangsel, kedua dia seorang birokrat karir yang meniti karir dari level terendah hingga saat ini menjadi Sekda," ujarnya.

Gerindra langsung memasang target menang pada kontestasi politik lima tahunan itu.

"Harapannya tentu calon yang kita usung menang, dan bisa memperbaiki Tangerang Selatan," harapnya.

Keyakinan 100 persen

PDIP berkoalisi dengan Partai Gerindra mengusung pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo untuk maju pada Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 9 Desember 2020 mendatang.

Koalisi dua partai besar itu ditandai dengan hadirnya Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, saat mengumumkan pasangan Muhamad-Rahayu di kediaman Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2020).

Hal itu dikonfirmasi oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Tangsel, Wanto Sugito saat dihubungi TribunJakarta.com.

Wanto mengatakan, pengusungan secara resmi hanya tinggal menunggu surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Kalau sudah dihadiri Sekjen PDI Perjuangan Mas Hasto ya tinggal resmi diumumkan DPP PDI Perjuangan saja kan," ujar Wanto.

Wanto mengatakan, paling lambat, pekan ini surat mandat DPP untuk Muhamad-Rahayu akan terbit.

Tanpa ragu, partai berlogo banteng itu tidak akan berubah arah.

"Ya kalau sudah clear dengan Gerindra ya minggu ini. Yang pasti kehadiran Sekjen DPP partai selaku pimpinan PDI Perjuangan kita berarti sudah menggambarkan 100% pasangan ini pasti akan diusung PDI Perjuangan," jelasnya.

Selain PDIP dan Gerindra, Wanto juga memastikan Hanura akan bergabung koalisi.

Ketiga partai tersebut sudah memiliki 17 kursi di DPRD yang berarti sudah lebih dari cukup untuk memenuhi persyaratan mendaftar ke KPU.

"Gerindra dan Hanura kan posisinya sudah 100%, partai di luar PDI Perjuangan, Gerindra dan Hanura ya akan kita komunikasilan lagi. Tapi kalau untuk tiga partai ini kan sudah cukup. Tugas partai ya memenangkan pasangan ini," ujarnya.

Muhamad merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel aktif.

Sedangkan Rahayu Saraswati atau yang karib disapa Sarah, adalah kader Gerindra yang juga mantan anggota Komisi VIII DPR RI periode 2014-2019.

Sarah merupakan keponakan dari Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Polisi Tangkap Bajak Laut yang Resahkan Nelayan di Kepulauan Seribu, Beraksi Hingga ke Kalimantan

PDIP Berkoalisi dengan Gerindra Usung Muhamad-Rahayu Saraswati Maju Pilkada Tangsel

Cece Suhandi Tega Bunuh dan Buang Jasad Anak di Kali, Sebelumnya Korban Disiksa Selama Sebulan

Hanura berubah haluan

Partai Hanura langsung berubah haluan saat Gerindra resmi mengusung pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo di Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 9 Desember 2020.

Tidak hanya Gerindra, bahkan kehadiran Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat deklarasi, juga menunjukkan resminya partai berlogo banteng itu mendukung Muhamad-Rahayu.

Hanura yang sebelumnya sudah mendeklarasikan diri mengusung Muhamad sebagai calon wali kota dan kader PSI Azmi Abubakar sebagai calon wakil wali kota, kini berubah.

Partai pimpinan Oesman Sapta Odang itu meninggalkan PSI dan beralih ke Muhamad-Rahayu.

Hal itu diungkapkan olah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Tangsel, Amar, saat dihubungi TribunJakarta.com, Senin (20/7/2020).

"Kita rekomnya berubah. Iyalah berubah sama Bu Saras (Rahayu Saraswati)," ujar Amar.

Amar memahami perubahan itu sebagai dinamika politik. Sebelumnya, Muhamad-Azmi merupakan pasangan yang sudah disepakati, namun kepentingan lebih besar mengubah semua.

Sadar akan kekuatan politik yang kecil dengan hanya memiliki satu kursi DPRD Tangsel, Hanura menurut PDIP dan Gerindra.

"Enggak berbelok, sebetulnya kita dari awal sudah, namanya politik kan karena dulu sudah ada partai besar juga yang sepakat dengan Muhamad dengan Azmi tapi mungkin ada perintah ada hal yang lebih penting lagi ketimbang Tangsel, mungkin ada kepentingan nasional dan lain sebagainya, kita ngikut aja partai besar toh Hanura cuma satu kursi," paparnya.

Seperti diketahui, Muhamad merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel aktif.

Sedangkan Rahayu Saraswati atau yang karib disapa Sarah, adalah kader Gerindra yang juga mantan anggota Komisi VIII DPR RI periode 2014-2019.

Sarah merupakan keponakan dari Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved