Sekolah Percontohan Belajar Tatap Muka di Kota Bekasi Belum Siap
Pemkot Bekasi telah mengizinkan empat sekolah percontohan atau role model untuk melakukan simulasi belajar tatap muka di masa adaptasi.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pemerintah Kota Bekasi telah mengizinkan empat sekolah percontohan atau role model untuk melakukan simulasi belajar tatap muka di masa adaptasi.
Namun dalam praktiknya, hingga memasuki pekan kedua tahun ajaran baru, belum ada sekolah percontohan yang siap melakukan simulasi.
Seperti yang terjadi di SMPN 2 Kota Bekasi yang beralamat di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Pada Senin, (20/7/2020), sekolah masih menerapkan sistem belajar daring. Tidak ada aktivitas belajar tatap muka yang dilakukan meski sekolah tersebut termasuk dalam empat sekolah percontohan.
• Gara-gara Ikan Asin, Suami Aniaya Istri di Cengkareng Jakarta Barat
"Jadi SMPN 2 Kota Bekasi memang menjadi sekolah role model persiapan (belajar tatap muka), jadi plan (rencana) pertama tanggal 13 Juli, Pemkot Bekasi memerintah kita untuk menyiapkan dan dilakukan monitoring," kata Kepala SMPN 2 Kota Bekasi Samsu.
Dalam tahap monitoring itu, Samsu menegaskan, sekolahnya masih perlu benerapa persiapan lagi.
Untuk itu, SMPN 2 Kota Bekasi hingga hari ini belum dapat melakukan simulasi belajar tatap muka.
"Hasil monitoring ada beberapa yang belum terpenuhi persyaratan-persyaratan persiapan pembukaan itu, karena belum terpenuhi secara lengkap maka sampai hari ini kita belum terjadi pembelajaran tatap muka," terangnya.
• 2 Penyelam Dikerahkan Cari Bocah yang Tenggelam di Pantai Bahtera Jaya Pademangan Jakarta Utara
Samsu menambahkan, benerapa persyaratan yang belum terpenuhi diantaranya, ketentuan rapid test guru dan hasil survey persetujuan orangtua.
"Apa yang disiapkan ya sarana dan prasarana, strategi pembelajaran, penataan kelas khusus dan lain-lain," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Inayatulah mengatakan, simulasi belajar tatap muka empat sekolah percontohan sejatinya boleh dilakukan sejak, Senin, (13/7/2020).
Tetapi, saat hari pertama tahun ajaran baru itu belum seluruhnya sekolah percontohan menggelar belajar tatap muka.
• Enam Karyawan Positif Covid-19, Kantor Pusat PLN di Jakarta Selatan Ditutup 5 Hari
Hal ini menyusul belum lengkapnya sejumlah administrasi dan prasarana yang perlu disiapkan sekolah untuk menunjang pelaksanaan protokoler kesehatan.
"Tanggal 13 Juli 2020 kemarin kan belum lengkap (administrasi), guru kan harus dirapid tets seluruhnya," kata pria yang akrab disapa Inay, Jumat, (17/7/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ruang-kelas-di-smpn-2-kota-bekasi-masih-kosong.jpg)