Iduladha 2020

Ragam Kisah Sapi Kurban Mengamuk: Masuk Rumah Makan, Ditembak Polisi Hingga Labrak Emak-emak

Sejumlah sapi kurban mengamuk saat hendak disembelih pada Hari Raya Iduladha 2020. Berikut kisahnya.

Tayang:
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJabar/Istimewa
Sapi kurban cukup besar mengamuk di bale RW 01 Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, hingga lari ke Jalan Rumah Sakit dan masuk komplek SMA Muhammadiyah, Sabtu (1/8). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sejumlah sapi kurban mengamuk saat hendak disembelih pada Hari Raya Iduladha 2020.

Dilaporkan sapi kurban mengamuk di Tasikmalaya, Blitar, Depok dan Kediri.

Sapi kurban tersebut ada yang melabrak ibu rumah tangga, masuk ke rumah makan bahkan ditembak polisi.

TribunJakarta.com merangkum sejumlah kisah sapi kurban yang mengamuk.

1. Mengamuk di Tasikmalaya

Sapi kurban cukup besar mengamuk di bale RW 01 Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, hingga lari ke Jalan Rumah Sakit dan masuk komplek SMA Muhammadiyah, Sabtu (1/8).
Sapi kurban cukup besar mengamuk di bale RW 01 Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, hingga lari ke Jalan Rumah Sakit dan masuk komplek SMA Muhammadiyah, Sabtu (1/8). (TribunJabar/Istimewa)

Seekor sapi kurban cukup besar mengamuk saat akan disembelih di depan bale RW 01 Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (1/8/2020).

Sejumlah warga terbanting saat memegang tali pengikat sapi.

Bahkan seorang ibu rumah tangga peserta kurban yang tengah duduk ikut jadi korban.

Panitia kurban, Harniwan (40), yang ditemui Sabtu siang, menuturkan, mengamuknya sapi jantan besar itu berawal ketika sapi itu dituntun dengan tali menuju halaman bale RW 01 di Gang Cintarasa.

Di situ sudah ada empat sapi lain.

Labrak Ibu Rumah Tangga

Entah apa penyebabnya, sapi terlihat mulai gelisah.

Ditandai dengan kepalanya yang tak mau diam.

Di lokasi memang ramai oleh warga ingin menyaksikan penyembelihan lima sapi kurban tersebut.

"Sapi terus liar dan mulai sulit dikendalikan. Bahkan pemegang tali pun terbanting-banting hingga tali terlepas. Sapi akhirnya bergerak liar membuat warga panik," ujar Harniwan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved