Iduladha 2020
Dinas LH DKI Awasi Pembuangan Limbah Hewan Kurban di Sungai
Limbah hewan kurban kerap dibuang ke sungai oleh warga saat hari raya Iduladha
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta terus memantau dan mengawasi pembuangan limbah hewan kurban di kali atau sungai.
Pasalnya, limbah hewan kurban kerap dibuang ke sungai oleh warga saat hari raya Iduladha.
Humas Dinas LH DKI Jakarta Yogi Ikhwan mengatakan, pihaknya telah menerjunkan sejumlah petugas Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air di tiap kecamatan mengawasi proses pembuangan limbah hewan kurban.
"Selain melakukan pengawasan, mereka juga ditugaskan membagikan karung di lokasi kurban yang ada di sekitar aliran kali," ucapnya, Minggu (2/8/2020).
Karung-karung itu dikatakan Yogi, digunakan menampung limbah hewan kurban.
Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang membuang limbah hewan kurban di aliran kali atau sungai.
"Sampai saat ini kami juga belum menerima laporan (ada warga buang limbah hewan kurban di sungai)," ujarnya.
Sebelum hari raya Iduladha, Dinas LH DKI sendiri telah gencar melakukan sosialisasi terkait eco qurban.
"Sosialisasi kami sampaikan ke panitia kurban oleh satuan pelaksana (Satpel) LH di tiap kecamatan," kata dia.
Ada lima poin yang disampaikan Dinas LH terkait eco qurban ini, yaitu :
1. Menjaga kebersihan tempat penampungan dan pemotongan hewan kurban;
2. Jangan lupa untuk mengelola limbah pascapelaksanaan kegiatan kurban. Jangan dibuang sembarangan, terlebih ke badan air;
• Viral YouYuber Prank Bagi -bagi Daging Kurban Ternyata Isi Sampah, Para Korban: Kurang Ajar!
• Ragam Kisah Sapi Kurban Mengamuk: Masuk Rumah Makan, Ditembak Polisi Hingga Labrak Emak-emak
• Djoko Tjandra Ditangkap, Togar Situmorang Apresiasi dan Semangati Polri Tangkap Buronan Lainnya
3. Tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai atau kantong kresek sebagai pembungkus daging kurban;
4. Gunakan wadah ramah lingkungan, seperti besek bambu, daun pisang, bongsang dll;
5. Atau, mengimbau penerima daging kurban untuk membawa wadah masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/proses-pemotongan-hewan-kurban-yang-dilakukan-di-matraman-5.jpg)