Pilkada Kota Depok

Imam Budi Hartono Klaim 99 Persen Dampingi Mohammad Idris di Pilkada Depok 2020

Calon pendamping Mohammad Idris dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok 2020, masih menjadi teka-teki hingga saat ini

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat Imam Budi Hartono ketika dijumpai wartawan di lokasi proyek revitalisasi Situ Rawa Kalong, Tapos, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Calon pendamping Mohammad Idris dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok 2020, masih menjadi teka-teki hingga saat ini.

Meski begitu, sejumlah nama pun mulai bermunculan dan digadang-gadang akan siap mendampingi Idris dalam pesta demokrasi lima tahun-an ini.

Satu diantaranya adalah Imam Budi Hartono, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini bahkan menuturkan bahwa segala proses dari pihaknya telah selesai, hanya tinggal menunggu progress dari koalisis tertata.

“Sudah selesai kalau di PKS segala prosesnya, tunggu proses dari tertata saja. Tertata itu Kalau dari sisi teman- teman di tingkat Kota Depok sudah selesai, tapi SK itu harus dari DPP atau pusat. Saat ini sedang proses dibuatkan di tingkat pusat,” ujar Imam saat dikonfirmasi wartawan, Senin (3/8/2020).

Bicara soal persentase, Imam berujar sudah 99 persen dirinya akan mendampingi calon petahana ini.

“Sudah 99 persen lah,” katanya singkat.

PPP Sepakat Usung Imam Budi Hartono Jadi Pendamping Mohammad Idris di Pilkada Kota Depok

Imam juga berujar, Mohammad Idris merupakan sosok ‘guru’ bagi dirinya.

“Kami sudah beberapa kali bertemu. Beliau welcome ke saya dan beliau guru saya ya. Guru ngaji saya, sudah biasa bareng bersama beliau,” bebernya.

Terakhir, ia berujar bahwa dirinya adalah sosok yang sangat tepat untuk bisa menutupi kekurangan Mohammad Idris.

“Kalau beliau kenapa memilih saya karena saya bisa menutupi kekurangan beliau dalam hal apa. Kalau beliau itu orang Depok asli ya, kalau orang Depok asli itu 37 persen. Ini data dari beliau ya, kalau saya kan orang Jawa. Orang Jawa di Depok itu cukup banyak sekitar 35 persen, ya biasa saling menutupi untuk mendulang suara. Beliau seorang kiyai seorang ustad, saya style nya anak muda jadi bisa saling melengkapi,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved