Breaking News:

Kabar Artis

Kunjungi Makam Setelah Berkurban di Idul Adha, Nikita Mirzani Nangis dan Cium Nisan Orangtuannya

Di hari Idul Adha 1441 Hijriah,selebriti Nikita Mirzani mengikuti proses pemotongan dua sapi kurbannya yang berukuran besar.

YouTube Crazy Nikmir REAL
Nikita Mirzani di makam orangtuanya. 

TONTON JUGA

"Nah ini sapinya Sugiono, gede Alhamdulillah," imbuhnya.

Nikita Mirzani berharap hewan kurbannya di Idul Adha 1441 Hijriah ini dapat membawa berkah.

Sambil mengelus Sugiono yang memiliki berat 1,80 ton atau setara 1800 Kg, Nikita Mirzani percaya pahala yang didapatkan dari mengkurbankan sapi juga bisa diterima mendiang kedua orangtuanya.

"Bismillah ya semoga bisa membawa berkah, kalau sapi katanya bisa buat orangtua yang sudah enggak ada," kata Nikita Mirzani.

Pantauan TribunJakarta.com mata sapi berwarna abu-abu itu tampak berair.

Nikita Mirzani mengira Sugiono tengah menangis.

Nagita Slavina Protes Suami Bikin Basement & Lift di Rumah Baru, Raffi Ahmad: Mobil Aku Tuh Banyak!

TONTON JUGA

"Sedih kenapa sedih? Sugiono kenapa nangis?" kata Nikita Mirzani sambil mengelus-ngelus tubuh sapi tersebut.

"Nangis dia tuh," imbuhnya.

Nikita Mirzani mengatakan Sugiono mungkin menangis karena senang terpilih menjadi hewan kurban di Idul Adha 2020.

"Dia senang terpilih ya," kata Nikita Mirzani.

Tak cuma Sugiono, Nikita Mirzani juga menunjukkan Brownies.

Pelaku Pembunuh Siswi SMK Noven Diisukan Ditangkap di Jatim, Polisi Ungkap Fakta: Pernah ke Sana

Sapi berwarna cokelat itu mempunyai berat yang tak kala fantastis, yakni 1,40 ton.

"Nah ini Brownies, gede banget Alhamdulillah," ujar Nikita Mirzani.

"Tahun ini Alhamdulillah bisa kurban dua sapi sekaligus, sapi yang sehat," imbuhnya.

Lalu apakah benar sapi bisa menangis dan merasa sedih?

1. Hewan ternak memiliki kelenjar air mata

Mamalia seperti sapi, kambing, dan unta memiliki kelenjar lakrimal atau kelenjar air mata.

Dilansir dari jurnal Livestock Research International pada tahun 2015, ialah yang berperan untuk memproduksi air mata pada hewan.

Proses tersebut dinamakan lakrimasi. Seperti pada manusia, kelenjar ini berada di kelopak mata bagian atas.

Ia akan menyalurkan air ke bola mata sebagai upaya melembapkan.

2. Fungsi kelenjar lakrimal pada hewan

Air mata pada hewan mengandung tiga komponen utama, yaitu air, protein, dan lendir.

Dikutip dari jurnal yang sama, protein memegang peran penting untuk melindungi permukaan mata dari patogen, menjaga kestabilan air mata, dan melakukan proses penyembuhan.

Secara umum cairan berfungsi untuk menjaga bola mata agar tidak iritasi.

Kurang lebih sama dengan kelenjar air mata pada manusia.

3. Kambing memiliki kelenjar lakrimal yang lemah

Benarkah Hewan Kurban Menangis saat Disembelih? Ini 7 Penjelasannya!sciencenews.org

Semua mamalia memiliki kelenjar lakrimal, tetapi dengan kondisi yang berbeda-beda.

Ada yang sangat aktif, ada pula yang lemah. Contohnya pada kambing.

Dilansir dari Animals.mom.me, mereka tidak memproduksi banyak cairan sehingga sering kali bola mata mereka mengering.

Itulah kenapa kambing sering mengidap masalah penglihatan.

4. Sebaliknya, kelenjar tersebut cukup aktif pada unta dan sapi

Benarkah Hewan Kurban Menangis saat Disembelih? Ini 7 Penjelasannya!staticflickr.com

Kondisi yang berbeda dimiliki oleh unta.

Kelenjar lakrimal pada hewan asal Timur Tengah tersebut bisa memproduksi air mata yang berlebihan.

Mereka membutuhkan banyak cairan untuk melindungi mata dari iklim panas.

Air mata pada unta sering kali mengalir keluar.

Dikutip dari jurnal Livestock Research International tahun 2015, hal itu terjadi karena unta tidak memiliki lacrimal puncta, bagian mata yang menahan agar air mata tidak keluar.

Seperti unta, sapi juga memiliki kelenjar lakrimal yang cukup aktif.

Menurut jurnal yang dipublikasikan oleh Springer Science di tahun 1994, keberadaan protein pada air mata sapi cukup tinggi jika dibandingkan anjing dan kambing.
Alhasil mereka juga memproduksi banyak air mata.

5. Pada kondisi apa saja air mata tersebut keluar?

Seperti pembahasan sebelumnya, pada unta, air mata tersebut keluar dengan sendirinya tanpa mengenal waktu dan momen tertentu.

Namun secara umum, keluarnya air mata pada hewan menandakan terjadinya iritasi, inflamasi, atau infeksi pada mata.

Tidak seperti manusia yang bisa dengan mudah menjaga kebersihan (apalagi kita punya tangan yang bebas kita gerakkan), hewan sering bersentuhan dengan tanah, kotoran, debu, dan lain-lain.

Karenanya partikel asing pun sering masuk ke dalam mata mereka. Air mata akan berusaha untuk mengeluarkan partikel tersebut. Bersamaan dengan itu, hewan akan terlihat seperti sedang menangis.

6. Tangisan hewan tidak bersifat emosional

Menurut laporan dari wiseGEEK, sulit untuk mengetahui apakah air mata hewan berasal dari emosi atau iritasi.

Namun para ilmuwan sepakat bahwa manusia adalah satu-satunya makhluk hidup yang memproduksi air mata karena alasan emosional.

Jadi, tidak benar bahwa hewan kurban menangis karena takut disembelih atau terharu akan dikorbankan.

Buktinya, hal itu tidak terjadi pada semua hewan kurban kan?

Jika hewan kurbanmu terlihat seperti menangis, berarti ia sedang mengalami iritasi atau yang paling parah adalah kanker mata.

7. Hewan ternak tidak mudah menunjukkan kelemahan emosional

Hewan ternak tidak akan menunjukkan kelemahan emosional dengan mudah.

Ini karena mereka adalah mangsa, bukan predator.

Karenanya, hewan ternak memiliki insting bertahan hidup yang besar.

Menunjukkan bahwa mereka sedang tertekan atau ketakutan hanya akan membuatnya terlihat mudah untuk ditaklukkan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved