Cerita Pemancing Soal Limbah di Kali Jaletreng, Banyak Ikan Mabuk Hingga Bantaran Berminyak

Air Kali Jaletreng di bilangan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), tercemar limbah yang mengubah warna dan menimbulkan aroma tidak sedap.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Pemancing di bantaran Kali Jaletreng, Setu, Tangsel, Senin (3/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Air Kali Jaletreng di bilangan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), tercemar limbah yang mengubah warna dan menimbulkan aroma tidak sedap.

Tidak hanya kualitas air, tapi juga biota air di dalamnya ikut terkontaminasi.

Jamal dan Adi, dua pria yang biasa mancing di kali tersebut, mengeluhkan, limbah yang mencemari kali ikut meracuni ikan di dalamnya.

Hal itu membuat tangkapan mereka berkurang.

"Ya kalau limbahnya keluar ikan pada mabuk. Pada enggak mau makan umpan. Kita juga yang kena imbasnya," ujar Jamal, di lokasi, Senin (3/8/2020).

Umpan lumut yang biasanya menjadi favorit ikan Mujair di Jaletreng, sering tidak dimakan.

Jamal mengatakan, limbah dalam volume besar akan keluar dari tiga pipa beton besar setiap hujan turun.

"Jadi keluarnya pas hujan doang, kalau hari biasa kecil, ya kaya gitu enggak banyak tapi ngucur terus," ujarnya.

Sementara, Adi mengatakan, limbah cair yang mencemari kali Jaletreng berbeda-beda warnanya.

Yang warna hitam paling pekat aromanya. Jamal mendeskripaikan limbah itu seperti minyak.

Bahkan tepian kali Kali Jaletreng menjadi licin kala limbah mulai mengalir deras.

Sebabnya karena saat hujan deras, air kali sampai meluap ke bantaran.

Karena sudah bercampur limbah yang seperti minyak, maka bantaran kali pun menjadi licin.

PSBB Diperpanjang, Begini Curhatan Pekerja Kantoran di Jalan Thamrin: Gaji Dipotong Sekian Persen

Menerawang Hubungan Rizky Billar & Lesti Kejora, Denny Darko: Gak Akan Nikah Tahun Ini, Kecuali. . .

Bau tidak sedap dan permukaan bantaran yang menjadi licin itu membuat Adi tidak nyaman melempar kail.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved