Breaking News:

Pengamen Aniaya Monyet

Diduga Aniaya Peliharaan, Enam Pengamen Topeng Monyet di Cakung Diminta Alih Profesi

Camat Cakung Ahmad Salahuddin mengatakan keenam warganya tersebut diminta alih profesi dari pengamen topeng monyet yang lama digeluti.

ISTIMEWA
Jajaran Kecamatan Cakung saat mengamankan lima ekor monyet yang digunakan mengamen, Senin (3/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pemkot Jakarta Timur tak hanya mengambil lima monyet milik enam pengamen topeng monyet warga RT 05/RW 14, Kelurahan Jatinegara.

Camat Cakung Ahmad Salahuddin mengatakan keenam warganya tersebut diminta alih profesi dari pengamen topeng monyet yang lama digeluti.

"Selain diminta membuat pernyataan tidak menganiaya monyet lagi mereka juga diminta berjanji alih profesi," kata Salahuddin di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (3/8/2020).

Selama ini keberadaan mereka luput dari pengawasan Pemprov DKI karena warga setempat tak melaporkan profesi yang dilarang ke petugas.

Box peralatan ngamen topeng monyet yang diamankan jajaran Kecamatan Cakung, Senin (3/8/2020).
Box peralatan ngamen topeng monyet yang diamankan jajaran Kecamatan Cakung, Senin (3/8/2020). (ISTIMEWA)

Baru pada Minggu (2/8/2020) saat video dua pengamen warga RT 05 menganiaya monyet viral keberadaan mereka diketahui.

"Untuk pemilik monyetnya ada enam orang, tapi mereka ini memiliki anak buah juga. Jumlah pasti berapa anak buahnya saya belum tahu," ujarnya.

Salahuddin menuturkan sudah mensosialisasikan larangan ngamen topeng monyet ke warga agar kejadian serupa tak terulang.

Saat lima monyet diamankan pada Senin (3/8/2020) warga diminta memantau apa keenam pemilik menepati janji alih profesi atau tidak.

"Warga diminta komitmen membantu. Selain lima ekor monyet kita juga amankan box peralatan topeng monyet yang digunakan untuk mengamen," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved