Breaking News:

Hasil Survei AkuratPoll: Masyarakat Tak Menghendaki OJK Dibubarkan

Terkait isu Pembubaran Lembaga OJK, Adlan menambahkan bahwa 62,4 persen masyarakat menilai bahwa OJK harus tetap dipertahankan

kontan.co.id
Logo Otoritas Jasa Keuangan 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Masyarakat menilai kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) cukup baik dan menghendaki agar lembaga tersebut tetap dipertahankan karena masih dibutuhkan fungsinya.

Hal itu tercermin dari survei yang digelar AkuratPoll Sentra Riset and Consulting.

Direktur Eksekutif AkuratPoll, Adlan Nawawi mengatakan, dari jumlah tersebut 51,4 persen responden sudah mengetahui tugas dan fungsi OJK.

"Berdasarkan persepi publik tingkat pengenalan OJK itu masih minim di angka 33 persen, namun dari jumlah tersebut 51 persen mengenal dan tahu OJK, sementara 48 persen tak tahu," kata Adlan di Jakarta Selasa (4/8/2020).

Survei AkuratPoll juga menunjukkan bahwa OJK harus memperkuat sosialisasi lembaga mereka ke masyarakat, sebab baru 33 persen responden yang mengetahui adanya lembaga tersebut.

Kemudian Adlan mengatakan, selama pandemi Covid-19, peran OJK juga terlihat masih dibutuhkan.

Data menunjukkan sekitar 68 persen dari responden yang mengetahui OJK, menilai kinerja lembaga tersebut dalam kategori baik.

Dan sebanyak 62,4 persen responden beranggapan bahwa tak perlu adanya pembubaran lembaga OJK, dan tetap harus dipertahankan.

"Sekitar 70 persen menilai kinerja OJK baik, 60 persen baik dan tak layak dibubarkan. untuk itu persoalan OJK saat ini masih seputar sosialisasi saja," tuturnya.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa masyarakat menolak rencana pembubaran OJK.

Halaman
12
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved