Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Hasil Swab Test Pemprov Banten, 2 Ojek Online di Kota Tangerang Positif Covid-19

Diketahui, dari sekira 700 pengemudi ojek online, terdapat dua orang yang dinyatakan positif Covid-19

Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Ada dua mitra ojek online di Kota Tangerang yang divonis positif Covid-19 usai dites swab yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten.

Seperti diketahui Dinas Provinsi Banten pada 17 Juli 2020 silam melakukan swab test massal kepada ratusan ojek online di Kota Tangerang.

Hal itu ditujukan sebagai persyaratan sebelum diperbolehkan kembali mengangkut penumpang di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid ketujuh ini.

Diketahui, dari sekira 700 pengemudi ojek online, terdapat dua orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengatakan pihaknya kini sedang menangani kedua pasien tersebut.

"Ada datanya dari transportasi online, kita memang ada data dua positif dari 700," kata Liza saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (5/8/2020).

Liza meneruskan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya tracking begitu mengetahui ada dua ojek online yang dinyatakan positif.

Selain langsung diisolasi, pihaknya juga melakukan swab test kepada orang terdekatnya.

Untungnya, kaya Liza, keluarga masing-masing pasien tidak ada yang terpapar Covid-19.

"Kita langsung tracking ya, kita isolasi tapi alhamdulilah keluarganya negatif," ucap Liza.

Liza juga menekankan kepada masyarakat, untuk terus menerapkan protokol kesehatan saat akan beraktivitas ke luar rumah.

Polisi Diminta Tangkap Maling yang Ancam Bunuh Balita, Sang Ibu: Biar Tidak Ada Korban Lagi

Presiden Jokowi Diminta Awasi Langsung Percepatan Serapan Anggaran Covid-19

Pandemi Covid-19, BPJS Jakarta Barat Terus Perkenalkan Chika dan Vika

Walau Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan kelonggaran pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun masyarakat dapat sadar dalam melakukan aktivitasnya ditengah pandemi Covid-19.

"Minimal pakai masker dan cuci tangan. Karena pakai masker itu menurunkan angka penularan itu sampai ke titik 65 hingga 70 persen," kata Liza.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved