Breaking News:

Pembobol Gudang Transmart Ditangkap

Pembobol Transmart Bintaro Tangsel Dapat Informan dari Kuli Bangunan, Kerugian hingga Rp 170 Juta

Seorang kuli bangunan berinisial SN, menjadi informan alias cepu pada kasus pembobolan Transmart Bintaro hingga merugi sampai Rp 170 juta.

Tribun Lampung
Ilustrasi Transmart Lampung 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Seorang kuli bangunan berinisial SN, menjadi informan alias cepu pada kasus pembobolan Transmart Bintaro hingga merugi sampai Rp 170 juta.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Mal yang berlokasi di Jalan Satrio Bintaro Sektor VII CBD, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) itu, dibobol maling berinisial CH.

CH melancarkan aksinya dengan cara merusak dinding gudang yang terbuat dari tripleks dan mengangkut 55 TV serta 10 set home theatre.

CH membawa kabur barang elektronik itu berulang-ulang sebanyak tujuh kali selama bulan April 2020.

Presiden Jokowi Segera Salurkan BLT Karyawan Swasta, Berikut Cara Mengetahui Dapat atau Tidak

Saat itu, Transmart dalam kondisi sepi karena pembatasan jumlah orang akibat Covid-19.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Hitler Napitupulu, mengatakan, CH diberitahu kelonggaran situasi dan posisi gudang tersebut oleh SN, si kuli bangunan.

"Jadi si tukang batu (SN) menginformasikan ke CH, bahwa di sana ada TV banyak, diambil lah. Tukang batu tahu karena masih proses pembangunan sampai saat ini," ujar Hitler di Mapolsek Pondok Aren, Jalan Graha Raya, Parigi Baru, Pondok Aren, Tangsel, Rabu (12/8/2020).

Hitler mengatakan SN mendapat komisi dari informasi yang diberikannya.

"Tukang batunya dapat komisi," ujarnya.

Seorang Balita di Cipinang Jatinegara Jakarta Timur Dibawa Kabur Pria yang Mengaku Ayahnya

Akibat ulahnya, CH terancam hukuman sembilan tahun penjara karena jeratan pasal 363 ayat 2 KUHP.

Selain CH, polisi juga menangkap lima penadah yang membeli barang curian CH, yakni berinisial MR, MS, CR, AA, HR.

lima penadah itu dijerat pasal 481 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved