Potret Antrean Panjang Warga Urus Tilang di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat
Antrean mengular di depan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Jumat (14/8/2020) pagi. Mereka hendak mengurus surat tilang.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Antrean mengular di depan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Jumat (14/8/2020) pagi.
Pengantre adalah mereka yang hendak mengurus tilang usai terjaring di Operasi Patuh Jaya 2020.
Antrean tersebut mengular hingga satu kilometer, mulai dari gedung Kejari Jakarta Barat hingga ke trotoar di jalan sekitarnya.
Untuk menghindari kemacetan dan tetap menerapkan protokol kesehatan, antrean dibuat labirin.
Adanya antrean ini membuat arus lalu lintas sedikit terhambat karena pengendara penasaran dengan adanya antrean tersebut.
"Sedang urus antrean tilang pak," ujar seorang yang sedang antre kepada pengendara yang bertanya.
Beberapa petugas Satpol PP dan Dishub dikerahkan untuk mengamankan situasi antrean agar tetap menerapkan jaga jarak dan tak sampai mengganggu arus lalu lintas.
Petugas juga memberitahu kepada masyarakat yang antre bahwa tak harus di hari ini mengurus surat tilangnya.
Namun, mayoritas dari warga yang tak paham tentang aturan pengurusan tilang bersikukuh untuk mengantre di hari ini.
Termasuk menginformasikan bahwa mengurus tilang saat ini bisa dilakukan secara online sehingga masyarakat tak perlu datang ke kejaksaan.
• Cerita Lurah Kuningan Barat Sediakan Wifi Gratis untuk Siswa, Berawal dari Keluhan Orangtua
• Pembangunan Fly Over di Lenteng Agung Jakarta Selatan Hampir Rampung 100 Persen
Beberapa spanduk pemberitahuan cara pengurusan tilang online sudah terpasang di depan pagar.
"Tapi udah terlanjur sampai sini, mending sekalian aja antre," kata Dimas (32) salah seorang yang sedang antre untuk mengambil SIM C miliknya.
Kasipiddum Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edi Subhan mengatakan, ada 11 ribu warga yang hendak mengurus tilangnya hari ini di kejaksaan.
"Dua minggu lalu ada Operasi Patuh Jaya. Sedangkan pekan lalu Pengadilan Negeri Jakarta Barat ditutup karena Covid-19 sehingga sidang Jumat kemarin sama Jumat hari ini kumpul jadi satu hari ini. Total ada 11 ribu pelanggar," ujar Edi di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/antrean-mengular-di-kejaksaan-negeri-jakarta-barat-oleh-warga-yang-hendak-mengurus-tilang-1.jpg)