Breaking News:

Dapat Remisi, 194 Napi di Jakarta Bebas di Hari Kemerdekaan

Kepala Kanwilkumham DKI Jakarta Liberti Sitinjak mengatakan 194 narapidana dari sejumlah Lapas itu mendapat remisi kemerdekaan HUT ke-75 RI

Istimewa
Sebanyak 22 narapidana Rumah Tahanan Kelas I Tangerang bebas setelah mendapatkan remisi di HUT Kemerdekaan RI, Jumat (17/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Sebanyak 194 terpidana di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwilkumham) DKI Jakarta kini dapat menghirup udara bebas.

Kepala Kanwilkumham DKI Jakarta Liberti Sitinjak mengatakan 194 narapidana dari sejumlah Lapas itu mendapat remisi kemerdekaan HUT ke-75 RI.

"Remisi 1 yaitu RU (remisi umum) 1 sebanyak 3.957 orang khusus DKI Jakarta, RU 2 yang langsung bebas juga ada 194 orang," kata Sitinjak Jatinegara, di Jakarta Timur, Senin (17/8/2020).

Para narapidana yang mendapat pengurangan masa tahanan bervariasi itu sudah menjalani minimal enam bulan masa tahanan pidananya.

Berkelakuan baik atau sedang tidak menjalani sanksi karena berkelakuan buruk selama menjalani masa tahanan di Lapas tempatnya mendekam.

"Kalau sudah menjalankan 6 bulan (masa tahanan) dia (narapidana) mendapatkan 1 bulan (remisi). 12 bulan dia dapatkan 2 bulan, tahun ke dua 3 bulan," ujarnya.

Konstruksi Jalan Tol Cibitung-Cilincing Ambruk

720 Napi di Rutan Kelas I Depok Dapat Remisi Kemerdekaan

Ardhi Tjahjoko Imbau The Jakmania Tidak Memaksakan Hadir di Latihan Persija

Pemberian remisi kemerdekaan dilakukan secara simbolis di Lapas Kelas I Cipinang guna efektivitas dan karena pandemi Covid-19.

Kepada 194 napi yang bebas Sitinjak berpesan agar mereka tak lagi melakukan tindak pidana dan mengubah citra negatif mantan napi di masyarakat.

"Untuk narapidana yang belum mendapat remisi diharapkan bisa berkelakuan baik agar nantinya mendapat remisi. Karena ini jadi syarat mendapat remisi," tuturnya.

Rincian 194 napi yang menghirup udara bebas di hari kemerdekaan yakni 65 orang dari Lapas Kelas I Cipinang, 33 orang dari Lapas Kelas II A Salemba, 63 orang dari Lapas Narkotika Klas II A Jakarta.

Lalu 9 orang dari Lapas Perempuan Kelas II A Jakarta, 4 orang dari Lapas Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta, 5 orang dari Rutan Kelas I Cipinang, dan 15 orang dari Rutan Kelas I Jakarta Pusat.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved