Breaking News:

720 Napi di Rutan Kelas I Depok Dapat Remisi Kemerdekaan

Kepala Rutan Kelas I Depok, Dedy Cahyadi, menuturkan, ratusan narapidana yang mendapat remisi terdiri dari 705 mendapat Remisi Umum (RU) I

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kepala Rutan Kelas I Depok, Dedy Cahyadi (kiri), bersama Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna (kanan), dijunpai wartawan usai memberikan remisi hari kemerdekaan pada ratusan napi di Rutan Kelas I Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA,COM, CILODONG - 720 warga binaan alias narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Depok, mendapat remisi hari kemerdekaan dalam rangka Hut ke-75 Republik Indonesia.

Kepala Rutan Kelas I Depok, Dedy Cahyadi, menuturkan, ratusan narapidana yang mendapat remisi terdiri dari 705 mendapat Remisi Umum (RU) I, dan 15 sisanya mendapat RU II.

“Untuk yang RU II, ada 14 orang narapidana yang tidak langsung bebas karena akan menjalani pidana subsider, sedangkan satu orang narapidana mendapatkan program asimilasi di rumah,” jelas Dedy di Rutan Kelas I Depok, Cilodong, Senin (17/8/2020).

Lebih detail, Dedy berujar rincian 720 narapidana yang menerima remisi ini adalah 287 diantaranya terjerat pidana khusus (narkoba diatas lima tahun), dan 433 lainnya pidana umum.

Sementara rincian pidana umum yang dimaksud adalah kasus narkotika 188 orang, pencurian 72 orang, perlindungan anak 70 orang, penipuan 33 orang, penggelapan 28 orang, penganiayaan 20 orang, perbankan sembilan orang, pembunuhan enam orang, perjudian empat orang, dan pemalsuan surat tiga orang.

“Untuk pengurangan masa tahanan macem-macem. Yang jelas mereka yang mendapat remisi telah memenuhi berbagai persyaratan, seperti berkelakuan baik dan sudah vonis dan menjalani pidana lebih dari enam bulan. Serta bukan yang dihukum lebih dari lima tahun," jelasnya.

Ardhi Tjahjoko Imbau The Jakmania Tidak Memaksakan Hadir di Latihan Persija

Asty Ananta Hingga Mirabeth Sonia Semarakan HUT ke-75 RI di Jakarta Aquarium

Sementara itu di lokasi yang sama, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, mengaku pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan Rutan Kelas I Depok.

“Kami lihat sendiri yang dilakukan karutan dan jajaran disini, bisa dilihat kreativitas-kreativitas yang dihasilkan warga binaan (napi) dari seni musik, saya lihat lukisan yang begitu bagus, dan ini respect sebetulnya dari sisi usaha mandiri setelah mereka keluar nanti,” ucapnya pada wartawan.

Terakhir, Pradi berujar dirinya berharap narapidana yang mendapat remisi bisa mengambil hikmah selama menjalani masa tahanan, dan tidak mengulangi kesalahan pada kemudian hari.

“Kami harap warga binaan yang mendapat remisi bisa kembali ke masyarakat tidak mengulang lagi kesalahan terkait persoalan hukum dan bisa mandiri kedepan,” pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved