Breaking News:

Lurah Ngamuk Siswa Titipan Ditolak

BREAKING NEWS Lurah Saidun Jadi Tersangka karena Mengamuk di SMAN 3 Tangsel

Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto mengatakan, setelah olah tempat kejadian perkara, pihaknya mendapat sejumlah bukti dan keterangan saksi

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto, di Mapolsek Pamulang, Tangsel, Rabu (19/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Lurah Benda Baru, Saidun, ditetapkan tersangka lantaran ulahnya yang mengamuk di ruang Kepala SMAN 3 Tangerang Selatan (Tangsel) karena siswa titipannya ditolak.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto, di Mapolsek Pamulang,Tangsel, Rabu (19/8/2020).

"Hasil dari gelar perkara tersebut telah ditemukan alat bukti dua alat bukti sehingga terlapor kita tingkatkan menjadi tersangka," ujar Supiyanto.

Supiyanto mengatakan, setelah olah tempat kejadian perkara, pihaknya mendapat sejumlah bukti dan keterangan saksi.

Bukti dan keterangan itupun dikonfrontasi dengan keterangan Saidun yang dipanggil beberapa kali ke kantor polisi.

Setelah itu, polisi pun menggelar perkara untuk memastikan kronologi kejadian.

"Yang mana berdasarkan hasil penyidikan, berdasarkan keterangan saksi saksi dan alat bukti lainnya kita lakukan gelar perkara," ujarnya.

Akui Ada Pegawainya Terpapar Covid-19, Dispora DKI Sebut OTG

Bocah Korban Penganiayaan di Bekasi Mengalami Trauma, Polisi Jamin Penanganan Psikis Anak

Usai gelar perkara, polisi pun menetapkan status Lurah Saidun sebagai tersangka dengan jeratan pasal 335 ayat (1) dan 406 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan pengerusakan barang.

"Ancaman hukuman di bawah lima tahun penjara," jelasnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Lurah Saidun mengamuk di ruang Kepala SMAN 3 Tangsel lantaran siswa titipannya tidak diterima pihak sekolah, pada Jumat (10/7/2020).

Beberapa toples yang berjejer di meja ditendang hingga pecah berantakan.

Aksi Saidun tersebut terkam kamera pengawas dan viral di media sosial.

Pihak sekolah pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Pamulang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved