Pedagang Bakso Goreng Dibegal
Begal yang Bacok Pedagang Basreng Buron, Warga Pasar Rebo Resah
Saat Akang dibacok parang pada Selasa (18/8/2020) sekira pukul 04.30 WIB pun sejumlah warga Jalan Pekayon patroli
Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Warga Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur kembali diresahkan kasus begal yang terjadi di permukiman mereka.
Setelah pada Kamis (9/8/2020) seorang ojek pangkalan Matsanih (63) dibegal di Jalan Cakra Buana, Kelurahan Kalisari, kini kasus serupa kembali terjadi.
Korbannya pedagang bakso goreng (basreng) yang sedang beristirahat usai pulang belanja dari pasar di satu Warkop Jalan Pekayon, Kelurahan Pekayon.
Pemilik Warkop sekaligus saksi, Nurlela (31) mengatakan korban yang karib disapa 'Akang' mengalami empat luka bacok di bagian punggung.
"Padahal warga sini setiap malam selalu Siskamling (sistem keamanan lingkungan), tapi pelaku tetap nekat. Namanya begal ya, mungkin enggak takut," kata Nurlela di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2020).
Saat Akang dibacok parang pada Selasa (18/8/2020) sekira pukul 04.30 WIB pun sejumlah warga Jalan Pekayon patroli mengamankan lingkungan.
Tapi pelaku yang seolah sudah mengetahui jalur patroli berhasil luput dari pantauan warga lalu membacok dan menggondol motor Akang.
"Warga kalau ronda Siskamling mulai dari pukul 21.00 WIB sampai sekira pukul 05.00 WIB. Mungkin karena pelaku bawa parang jadi tetap saja beranjak begal," ujarnya.
Nurlela menuturkan wilayah Kelurahan Pekayon tempatnya membuka usaha Warkop 24 jam bukan termasuk lokasi rawan kriminal.
Namun beberapa waktu terakhir, tepatnya saat pandemi Covid-19 melanda tingkat kriminalitas di Pasar Rebo seakan melonjak.
"Mungkin karena sekarang ekonomi lagi susah ya, orang dagang juga sepi. Pas hari kejadian begal itu katanya di lokasi lain juga ada begal juga, tapi saya enggak tahu pasti di mananya," tuturnya.
Nurlela berharap jajaran Polsek Pasar Rebo lekas meringkus tiga pelaku yang berhasil menggondol motor, dompet, dan barang belanjaan Akang.
Dia khawatir bila pelaku masih bebas berkeliaran mereka bakal kembali beraksi dan lebih nekat melukai korban karena membawa parang.
"Kalau korbannya habis berobat sama bikin laporan polisi pulang kampung. Ngurus surat barang yang hilang, lukanya sih lumayan. Karena empat luka bacok kan," lanjut Nurlela.
• Ditjen PAS Jebloskan Bandar Racik Narkoba di Rumah Sakit ke Lapas Nusakambangan
• Daftar Tempat Liburan di Jakarta yang Murah dan Cocok Dikunjungi Saat Libur Panjang
• Latihan Persija Kedatangan 2 Pemain Asing Baru, Sergio Farias Bocorkan Waktu Kedatangan ke Indonesia
Kapolsek Pasar Rebo Kompol Budiyono mengatakan tiga pelaku yang pencurian disertai kekerasan (Curas) yang membacok Akang kini buron.
"Di lokasi tidak ada CCTV yang menyorot pelaku. Sekarang pelakunya masih lidik (dicari)," kata Budiyono.