Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Pemprov DKI Izinkan Live Music Khusus Akustik Digelar di Restoran

Pemprov DKI Jakarta kembali melakukan pelonggaran aturan pertunjukan musik yang diperbolehkan hanya menggunakan alat akustik.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta kembali melakukan pelonggaran aturan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Pemprov DKI Jakarta kini mengizinkan pertunjukan musik atau live music di restoran.

Aturan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Disparekraf DKI Nomor 2976 Tahun 2020 tentang Perpanjangan PSBB masa transisi dalam Penanganan Pencegahan Penularan Covid-19 di Sektor Usaha Pariwisata.

Meski demikian, dalam surat yang diteken pelaksana tugas (Plt) Disparekraf DKI Gumilar Ekajaya disebutkan bahwa pertunjukan musik yang diperbolehkan hanya menggunakan alat akustik.

Selain itu, pengelola restoran juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Restoran/rumah makan maksimal pengunjung 50 persen dari kapasitas dan hanya diperbolehkan melaksanakan pertunjukan jenis musik akustik," tulis aturan yang dikutip TribunJakarta.com, Jumat (21/8/2020).

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Industri Pariwisata, Disparekraf DKI Bambang Ismadi mengatakan, penggunaan alat musik elektrik belum diizinkan.

Sebab, penggunaannya dikhawatirkan memancing kerumunan orang yang bisa meningkatkan risiko penularan Covid-19.

"Live music hanya akustik bolehnya. Belum boleh (pakai alat musik elektrik), berisik soalnya," ujarnya saat dikonfirmaai.

"Kalau kencang (suaranya), malah mancing orang turun ke lantai," sambungnya menjelaskan.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini mengaku, pihaknya dalam waktu dekat akan memberikan surat edaran kepada pengelola restoran terkait aturan ini.

Tujuannya agar para pengelola restoran tidak salah kaprah dalam menerapkan aturan ini, sehingga upaya pencegahan Covid-19 dapat tetap dijalankan dengan maksimal.

"Nanti kami buat semacam surat edaran supaya lebih jelas, pengaturannya bagaimana. Lebih ke teknisnya nanti," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved