PT Tira Austenite Produksi Syntellix Bahan Implan Tulang
Direktur Utama PT Tira Austenite, Selo Winarko mengatakan Syntellix merupakan bahan yang digunakan untuk implan saat bedah tulang.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pandemi Covid-19 membuat perusahaan di kawasan Industri Pulogadung, Kecamatan Cakung terpuruk sehingga harus putar otak mempertahankan bisnisnya.
PT Tira Austenite yang awalnya hanya memproduksi baja dan metal kini merambah bidang kesehatan orthopedi atau bedah tulang dengan Syntellix.
Direktur Utama PT Tira Austenite, Selo Winarko mengatakan Syntellix merupakan bahan yang digunakan untuk implan saat bedah tulang.
"Karena kami merupakan produsen terbesar, makanya kami siapkan Syntellix yang terbuat dari magnesium (Seng, Kalsium, Magnesium) berkualitas tinggi. Kami pun sudah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit ternama," kata Selo di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (26/8/2020).
Menurutnya Syntellix telah diuji coba secara medis dapat menggantikan titanium yang sebelumnya digunakan dokter saat bedah tulang.
Dari hasil uji coba di sejumlah Rumah Sakit dan dokter orthopedi, Syntellix terbukti aman dan sesuai digunakan sebagai pengganti titanium.
"Kalau pakai ini, nantinya akan jadi tulang. Memang kita lebih tinggi, namun hanya dengan sekali operasi. Kami pun sudah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit yang ada di Indonesia," ujarnya.
Selo menuturkan hasil perambahan produksi yang dilakukan pihaknya ampuh mempertahankan keuntungan di masa pandemi Covid-19.
Dia mencontohkan kenaikan laba di tahun 2020 yang mencapai 2,31 persen meski sejumlah pegawai tetap menerapkan work from home (WFH).
Sebanyak 472 pegawai yang diperkerjakan juga masih tetap bertahan tanpa ada satu karyawan PT Tira Austenite dirumahkan.
"Jadi semuanya kami anggap masih seimbang dengan kebijakan yang dilakukan. Mudah-mudahan musibah ini bisa dengan cepat berakhir dan semua bisa kembali normal," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/direktur-utama-pt-tira-austenite-selo-winarko.jpg)