Mapolsek Ciracas Diserang
Kapolsek Ciracas Bantah Media Tak Boleh Ambil Gambar
Sebelumnya, beredar informasi perihal awak media yang mendapatkan pelarangan peliputan atau pengambilan gambar di Mapolsek Ciracas
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Diisukan tak boleh ambil gambar di Mapolsek Ciracas, Kapolsek Ciracas, Kompol Rudy Haryanto angkat bicara.
Sebelumnya, beredar informasi perihal awak media yang mendapatkan pelarangan peliputan atau pengambilan gambar di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur.
Dengan tegas, Kompol Rudy menepis hal tersebut.
"Kami tidak pernah melarang untuk mengambil gambar. Tapi memang kan ada batasan yang mana boleh dipublikasi mana yang tidak," katanya di Jakarta Timur, Senin (31/8/2020).
Namun, pihaknya hanya menyampaikan kepada awak media tidak bisa memberikan pernyataan perihal update imbas penyerangan Mapolsek Ciracas beberapa hari lalu.
"Saya cuma menyampaikan untuk keterangan tetap satu pintu ada di Polda Metro Jaya. Kalau saya sampaikan juga nanti jadi simpang siur kan. Jadi tetap satu pintu," jelasnya.
• Kasus Covid-19 di DKI Bertambah Seribu Sehari, Anies Keluhkan Sulitnya Disiplinkan Warga
• Oknum TNI yang Terlibat Tragedi Polsek Ciracas Kudu Ganti Rugi, KSAD: Terlalu Enak Jika Cuma Dihukum
• Belasan Oknum TNI Terduga Pelaku Penyerangan Mapolsek Ciracas Kini Ditahan di Pomdam Jaya Guntur
Pantauan TribunJakarta.com, beberapa anggota kepolisian tengah membersihkan sisa penyerangan tepat di bagian kaca yang pecah.
Beberapa anggota bahu-membahu memasang terpal guna menutupi kaca yang pecah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/suasana-di-mapolsek-ciracas-jakarta-timur-senin-3182020.jpg)