Sebaran Covid19 di Klaster Industri

Bupati Bekasi Sebar 2,5 Juta Masker Sikapi Peningkatan Kasus Covid-19

Eka mengatakan, terdapat klaster baru terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, khususnya di wilayah industri.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menerima donasi 2000 masker kain non medis dari Cardinal bersama Tribunnews. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja berencana menyebar sebanyak 2,5 juta masker, hal ini menyikapi peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi imbas kemunculan klaster industri.

Eka mengatakan, terdapat klaster baru terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, khususnya di wilayah industri.

“Terkait klaster baru di beberapa wilayah industri, saya meminta agar Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perindustrian dapat lebih berkoordinasi lagi terkait hal ini,” kata Eka, Selasa, (1/9/2020).

Pemerintah Kabupaten Bekasi menggalakkan Gerakan Menggunakan Masker (Genggam), dengan mendistribusikan masker ke seluruh warga.

Hal ini menurut dia, sebagai bagian dari pendisiplinan penggunaan masker di lingkungan warga selama masa pandemi Covid-19 berlangsung.

"Nanti koordinasi dengan UMKM untuk membuat 2,5 juta masker. Ini nanti akan kita bagikan ke masyarakat. Agar masyarakat juga tahu bahwa pemerintah juga selama ini ikut hadir dalam penanggulangan bencana Covid-19 ini,” jelasnya.

Adapun klaster penularan Covid-19 di ruang lingkup indsutri tengah marak terjadi, terutama di wilayah Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan catatan TribunJakarta.com, kalster pabrik muncul di PT. NOK Cikarang, Kawasan MM2100, di mana 88 karyawan positif Covid-19.

Perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang komponen otomotif ini langsung melakukan kebijakan penutupan sebagian kegiatan produksi.

Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di PT. LG Electronics di kawasan MM2100, terdapat 242 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Penularan di PT. LG diketahui usai satu orang karyawan meninggal dunia dengan status positif Covid-19 di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Selanjutnya, hal serupa belum lama ini terjadi di PT. Suzuki Indomobil Motor Tambun di Jalan Diponegoro, Kabupaten Bekasi.

Di klaster pabrik tersebut, sebanyak 71 karyawan terkonfirmasi positif Covid-19 hingga menyebabkan perusahaan mengurangi kapasitas produksi sebanyak 50 persen.

Jauh sebelum itu, kasus serupa juga pernah terjadi di perusahaan Unilever kawasan Industri Cikarang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved