Breaking News:

Persidangan Lucinta Luna

Terancam Tak Bertemu Lucinta Luna Tiga Kali Lebaran, Abash Galau Sampai Kuasa Hukum Turun Tangan

Mendadak suasana hati Abash diliputi kegalauan setelah mendengar tuntutan jaksa Asep. Sementara kekasihnya, Lucinta Luna, menangis tak percaya.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Salah satu kuasa hukum menenangkan Abash yang tampak tak bergairah setelah jaksa menuntut Lucinta Luna tiga tahun pidana penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (2/9/2020). (Inset) Lucinta Luna menangis di salah satu ruangan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, setelah mendengar tuntutan jaksa. Sejak awal, sidang Lucinta Luna digelar virtual. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Berkemeja panjang tergulung sampai siku, Abash terus merekam dengan ponselnya wajah Lucinta Luna yang muncul di layar monitor.

Sepasang kekasih yang cukup kontroversial ini terpisah jarak dan status. 

Abash di ruang utama Pengadilan Negeri Jakarta Barat, sedang Lucinta Luna di salah satu ruangan Rutan Pondok Bambu.

Entah sudah janjian atau tidak sebelumnya, kemeja keduanya senada. Putih warnanya.

Di tengah berlangsungnya sidang, sesekali Abash berdiri sambil merekam Lucinta Luna.

Lucinta Luna sebagai terdakwa kasus narkotika, selalu memakai headset hitam untuk mendengar jalannya persidangan.

Minta Maaf Berulang, Panggilan Sang Anak dari Balik Pintu Dapur Kejutkan Ibunya di Rabu Pagi

Dari bangku deret pengunjung sisi kanan ruang utama, mendadak wajah Abash berubah mendengar suara jaksa Asep.

"Menuntut terdakwa penjara tiga tahun penjara denda Rp 25 juta subsider tiga bulan penjara," ucap jaksa Asep membacakan tuntutan untuk Lucinta Luna.

Jaksa pun meminta hakim, agar barang bukti pil riklona dan ekstasi milik Lucinta Luna untuk dimusnahkan.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved