Breaking News:

Warga Kemayoran Menjerit Tak Punya Akses Masuk Rumah, Anak Buah Anies : Saya Enggak Tahu

Kepala Dinas Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruan (Citata) DKI Jakarta Heru Hermawanto mengaku tak tahu

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Wiwiek (56), pemilik rumah yang akses keluarnya ditutup bangunan besar milik yayasan Sekolah Pergunas, di sekitar Jalan Cempaka Baru Timur, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sejumlah warga yang tinggal di Jalan Cempaka Baru Timur, Kemayoran, Jakarta Pusat menjerit lantaran tak punya akses keluar masuk rumah yang memadai.

Pasalnya, akses satu-satunya menuju kediaman mereka tertutup oleh bangunan milik Yayasan Sekolah Pergunas.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruang (Citata) DKI Jakarta Heru Hermawanto mengaku tak tahu.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, belum ada laporan yang terima oleh pihaknya.

"Waduh saya belum tahu itu informasinya (soal dinding tutup akses warga di Kemayoran)," ucapnya, Kamis (3/9/2020).

Ia menyebut, pihaknya bakal coba melakukan pengecekan di tingkat kota administrasi.

Sebab, meski memiliki tugas mengawasi proses pembangunan sebuah gedung, tapi surat izin mendirikan bangunan (IMB) dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

"Coba nanti saya tanya ke pihak PTSP Jakarta Pusat," ujarnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Wiwiek, salah satu warga Kemayoran mengatakan, dirinya baru saja membuat laporan ke Suku Dinas Citata Jakarta Pusat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved