Breaking News:

Kabar Artis

Dituntut 3 Tahun Penjara, Lucinta Luna Sampaikan Pledoi Hari Ini

Hari ini Lucinta Luna akan menyampaikan nota pembelaan atau pledoi dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Salah satu kuasa hukum menenangkan Abash yang tampak tak bergairah setelah jaksa menuntut Lucinta Luna tiga tahun pidana penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (2/9/2020). (Inset) Lucinta Luna menangis di salah satu ruangan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, setelah mendengar tuntutan jaksa. Sejak awal, sidang Lucinta Luna digelar virtual. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Hari ini Lucinta Luna akan menyampaikan nota pembelaan atau pledoi dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Sidang LL hari ini agendanya pledoi (pembelaan) dari penasehat hukum LL. Sidang sekitar Pukul 13.00 WIB," ujar Juru Bicara Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Eko Aryanto saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2020).

Dalam sidang pekan lalu, Lucinta dituntut tiga tahun penjara dan denda Rp 25 juta atas penyalahgunaan pil riklona dan ekstasi.

Menurut JPU, Lucinta dianggap terbukti melanggar Pasal 127 dan Pasal 60 ayat ayat 3 Undang-Undang RI Nomor 5 tahun 97 tentang Psikotropika dan Pasal 127 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika atas kepemilikan pil riklona dan ekstasi.

Tuntutan tiga tahun penjara itu membuat Lucinta yang jalani sidang secara virtual dari Rutan Pondok Bambu tempat dia ditahan, tak kuasa meneteskan air mata saat mendengar tuntutan JPU.

Hal sama dirasakan kekasih Lucinta, Abash, yang langsung tertunduk lesu saat mendengar tuntutan tersebut.

Terancam Tak Bertemu Lucinta Luna Tiga Kali Lebaran, Abash Galau Sampai Kuasa Hukum Turun Tangan

Derai Air Mata Lucinta Luna Dituntut 3 Tahun Penjara:  Kekasih Bingung, Pleidoi Segera Disiapkan

Ditinggal Selamanya oleh Ibu dan Saudara Kembar, Bayi Ini Kini Berjuang Sendirian Jadi Suspek Corona

Pekan lalu, kuasa hukum Lucinta, Irma Anggesti, usai persidangan mengatakan, yang jadi poin keberatan pihaknya yakni terkait kepemilikan ekstasi yang disebutkan JPU bahwa barang haram itu milik Lucinta Luna.

"Berdasarkan fakta di persidangan untuk narkotika sendiri kan tidak terbukti. Tapi kan tetap kepemilikannya dianggap punya Lucinta Luna. Padahal kan terdakwa sendiri tidak pernah mengakui dan itu dua butir ekstasi tersebut bukan milik terdakwa," ujar Irma.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved