Breaking News:

Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu yang Dikendalikan Bandar di Lembaga Pemasyarakatan Jakarta

MHN (41) dan AGL (37) kini harus berkumpul dengan lima rekannya yang lebih dulu meringkuk di balik jeruji besi Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Polisi saat menunjukan barang bukti sabu dari pengedar jaringan Lapas, Jumat (11/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - MHN (41) dan AGL (37) kini harus berkumpul dengan lima rekannya yang lebih dulu meringkuk di balik jeruji besi Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sepak terjangnya sebagai pengedar sabu terhenti usai polisi menciduknya di kamar kostnya di wilayah Duri Kepa, Kampung Guci, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sabu seberat 1,3 kilogram menjadi barang bukti keterlibatan keduanya dalam peredaran narkoba yang diduga dikuasai oleh seorang napi dari salah satu lembaga pemasyarakatan di Jakarta.

"Diantara mereka ini dari adalah bandar-bandar kecil yang tidak terlepas dari jaringan mereka semua," kata Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol R. Sigit Kumono menjelaskan hubungan MHN dan AGL dengan lima pengedar yang lebih dulu diamankan pihaknya di Polsek Kebon Jeruk, Jumat (11/9/2020).

Sigit menjelaskan, tertangkapnya MHN dan AGL memang dari hasil pengembangan kelima pengedar sebelumnya yang lebih dulu ditangkap.

"Sebelum kami amankan mereka, kami telah amankan dari pengedar kecil 0.78 gram sabu," kata Sigit.

Pasar Cipluk Penjaringan Terbakar, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Pria Tanpa Identitas Tewas di Kursi Ruang Tunggu Terminal Kampung Rambutan

Dari hasil pemeriksaan, kedua pengedar mengaku sudah beraksi sejak Maret 2020.

Dalam kurun waktu setengah tahun, mereka sudah 15 sampai 20 kali mengedarkan barang haram tersebut.

"(Barang) dari lapas di Jakarta. Jadi dikendalikan napi di lapas di Jakarta," kata Sigit.

Atas perbuatannya, ketujuh pengedar ini terancam 20 tahun penjara karena dikenakan Pasal 112 dan Pasal 114 KUHP tentang penyalahgunaan dan peredaran zat narkotika.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved