Antisipasi Virus Corona di Bekasi
Fakta Warga Isolasi Mandiri di Bekasi Minim Pengawasan, Keluar Rumah Hingga Buat Warga Resah
Warga positif Covid-19 di Kelurahan Jakasetia, RT05/RW11, Kota Bekasi kebingungan saat melakukan isolasi mandiri di kediamannya.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Kondisi pasien kata dia, merupakan orang tanpa gejala (OTG) yang tinggal di rumah kontrakan bersama satu orang anaknya.
"Intinya dia (warga positif Covid-19) ini orang awam, dia kebingungan saat dinyatakan positif terus lapor ke puskesmas disuruh isolasi mandiri," kata Tejo.
Awal mula Erna terkonfirmasi positif, diketahui setelah hasil swab test di Rumah Sakit Hermina Bekasi.
Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai juru masak di salah satu rumah makan di kawasan Galaxy Bekasi ini tertular usai ibunya meninggal dunia 40 hari lalu.
"Jadi orangtuanya baru meninggal, nah pas sebelum meninggal itu probable tapi hasilnya belum keluar, makanya Ibu Erna ini disuruh swab test juga," terangnya.
Adapun selama masa isolasi mandiri di rumah kontrakannya, Erna diketahui kerap keluar rumah untuk membeli makan.
Hal ini membuat warga sekitar resah, sebab selama ini lingkungan setempat tidak mengorganisir penanganan Covid-19 secara gotong royong.
"Enggak ada yang bantu kasi makan, makanya dia kalau mau butuh makan harus keluar, jadi warga setempat malah makin takut," tuturnya.
Menurut dia, warga sekitar mengira penanganan Covid-19 diserahkan langsung ke petugas puskesmas.
Mereka berharap, saat ada salah satu warga terkonfirmasi positif Covid-19 dapat langsung ditangani dengan dibawa ke rumah sakit.
"Karena warga sini belum tahu, enggak ada kejelasan kapan pasien ini dibawa ke rumah sakit untuk isolasi, padahal dia disuruh isolasi mandiri tapi justru kebingungan karena orang awam," tegasnya.
Warga Khawatir Penyakit Penularan Meluas
Ketua RT05/RW11, Kelurahan Jakasetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi bernama Amin mengaku, sangat khawatir penularan Covid-19 semakin meluas di lingkungan tempat tinggalnya.
Hal ini menyusul, satu orang warganya bernama Erna, dinyatakan positif Covid-19 dan harus menjalankan isolasi mandiri di kediamannya.
Warga tersebut tinggal di rumah kontrakan bersama satu orang anaknya di lingkungan RT05/11, Kelurahan Jakasetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.