Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Hingga H+2 PSBB Ketat, Tercatat Sudah 428 Pelanggar PSBB di DKI Jakarta

Guna menekan angka penyebaran Covid-19, operasi yustisi digelar dibeberapa titik di wilayah DKI Jakarta.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana operasi yustisi 2020 pencegahan Covid-19 di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (16/9/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Hingga hari ke-2 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat, 428 orang tercatat terjaring razia PSBB di DKI Jakarta.

Guna menekan angka penyebaran Covid-19, operasi yustisi digelar dibeberapa titik di wilayah DKI Jakarta.

Sebanyak delapan titik  diawasi selama 24 jam, yakni di kawasan Pasar Jumat, Jalan Perintis Kemerdekaan Jakarta Pusat, Jalan Raya Kalimalang, Jalan Kalideres, Tugu Tani, Jalan Asia Afrika, Bundaran Hotel Indonesia (HI), dan Semanggi.

Selain itu, operasi ini juga bertujuan untuk memantau kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, yang tercantum dalam Pergub Nomor 88 Tahun 2020.

"Saya sampaikan kepada masyarakat bahwa selama dua hari kita melaksanakan operasi yustisi dibeberapa titik wilayah DKI Jakarta, itu secara keseluruhan berjumlah 428 masyarakat yang melakukan pelanggaran, masyarakat yang tidak taat pada protokol kesehatan," kata Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hari Purnomo di Kalimalang, Rabu (16/9/2020).

Dari 428 pelanggar, 66 diantaranya memilih untuk dikenakan sanksi sosial.

Sementara 40 orang memilih sanksi administrasi berupa pembayaran denda sebesar Rp 250 ribu.

"Sebagian besar pelanggar yang kita temukan adalah masyarakat yang tidak menggunakan masker. Dan, yang mengenakan masker tapi tidak sesuai dengan ketentuan Pergub Nomor 79 Tahun 2020 pasal 4, bahwa menggunakan masker itu sesuai ketentuan harus menutup hidung, menutupi mulut dan dagu," jelasnya.

Untuk itu AKBP Hari mengimbau agar masyarakat menggunakan masker secara benar.

Di mana masker yang dikenakan menutupi hidup, dagu dan mulut.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved