Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Pemerintah Kota Tangerang Resmi Berlakukan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Pemerintah Kota Tangerang secara resmi menerapkan sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan di wilayahnya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (kiri) saat ditemui usai melaksanakan rapat koordinasi dengan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Pendopo Bupati, Jumat (11/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang secara resmi menerapkan sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan di wilayahnya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, ketentuan penegakan dan pemberian sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 telah diatur dalam Peraturan Wali (Perwal) Kota Tangerang no. 70 dan 78 tahun 2020.

"Tentang pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan PSBB dalam penanganan Covid19 di Kota Tangerang," ujar Arief saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (18/9/2020).

Lebih lanjut, ia menerangkan dalam Perwal yang telah dibuat tersebut dijelaskan mengenai sanksi yang diberikan bagi masyarakat.

Maupun pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

"Masyarakat yang tidak memakai masker, tempat kerja, pusat perbelanjaan, rumah makan maupun perhotelan jika melanggar akan ditindak. Sanksinya berupa kerja sosial, penutupan sementara atau membayar denda," ungkap Arief.

Ia mengimbuhkan, selama pemberlakuan PSBB maupun PSBL-RW yang ditetapkan Pemkot Tangerang, masyarakat diharapkan tidak menggelar acara-acara yang dapat berpotensi menimbulkan kerumunan masa.

"Misalnya pesta di rumah, kalau kedapatan akan dibubarkan langsung saat itu juga," tegas Arief.

Mitra Kukar Kembalikan Pemain Asal Brasil ke Persija Jakarta, Not Alam: Tidak Ada Komunikasi

Masker Hanya Terpasang di Bawah Dagu, Pelanggar Dihukum Menyapu Jalan di Kemang

Peserta Tes SKB CPNS 2019 Asal Tegal yang Raih Nilai Sempurna Belum Tentu Lolos, Ini Penjelasan BKN

Sebagai informasi, dalam Perwal No. 70 dan 78 tahun 2020 disebutkan pembayaran denda bagi pelanggar protokol kesehatan diwajibkan membayar langsung kepada Bank dengan menggunakan form pembayaran yang telah disediakan.

"Denda yang dibayarkan akan masuk ke kas daerah dan tidak ada pembayaran denda di lokasi penertiban," pungkas Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved