Breaking News:

Persija Jakarta

Kiper Persija Kerap Jadi Langganan Timnas Level Senior hingga Junior, Pelatih Beberkan Rahasianya

Persija Jakarta menjadi klub paling sering menyumbang kipernya ke Tim Nasional Indonesia

Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Muhammad Zulfikar
Super Ball/Feri Setiawan
Penjaga gawang Persija Jakarta, Andritany merayakan gol ke gawang PS TNI dalam laga Liga 1 pekan ke 27 di Stadion Patriot Bekasi, Sabtu (30/9/2017) Persija menang atas PS TNI dengan skor 4-1. 

“Tidak hanya itu di sini selain berlatih dengan non kiper agar terkoneksi. Kami juga sering melakukan program individual kiper yang bertujuan meningkatkan kemampuan kiper itu sendiri,” tambahnya.

Para pemain timnas U-23 Indonesia, seperti Stefano Lilipaly (kedua dari kiri), Irfan Jaya (ketiga dari kiri), dan Andritany Ardhiyasa (kedua dari kanan) selepas laga uji coba kontra Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (31/7/2018).
Para pemain timnas U-23 Indonesia, seperti Stefano Lilipaly (kedua dari kiri), Irfan Jaya (ketiga dari kiri), dan Andritany Ardhiyasa (kedua dari kanan) selepas laga uji coba kontra Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (31/7/2018). (KOMPAS.COM/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Perjuangan Andritany jadi kiper utama Persija sampai Timnas

Perjuangan Andritany Ardhiyasa untuk menjadi penjaga gawang nomor satu di Persija Jakarta dan Timnas Indonesia tidak mudah.

Andritany harus melewati serangkaian proses panjang untuk bisa menjadi andalan bermain di tim utama.

Perjalanan Andritay dimulai dari memperkuat tim Sriwijaya FC pada musim kompetisi 2009-2010.

Di skuat Laskar Wong Kito, penjaga gawang yang akrab disapa bagol itu tidak langsung menjadi pilihan utama.

Andritany harus menjadi pelapis penjaga gawang Ferry Rotinsulu dan Dede Sulaeman di Sriwijaya FC.

Selama dua musim berada di Sriwijaya FC, Andritany hanya mendapatkan sekali kesempatan bermain di tim utama.

Kesempatan itu didapatkan Andritany pada saat berhadapan dengan Persik Kediri pada bulan Februari 2010.

Setelah tidak mendapatkan banyak kepercayaan bermain, penjaga gawang berusia 28 tahun itu memutuskan membela tim asal tanah kelahirannya Persija Jakarta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved