Persija Jakarta
Kiper Persija Kerap Jadi Langganan Timnas Level Senior hingga Junior, Pelatih Beberkan Rahasianya
Persija Jakarta menjadi klub paling sering menyumbang kipernya ke Tim Nasional Indonesia
Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Muhammad Zulfikar
Di skuat Laskar Wong Kito, penjaga gawang yang akrab disapa bagol itu tidak langsung menjadi pilihan utama.
Andritany harus menjadi pelapis penjaga gawang Ferry Rotinsulu dan Dede Sulaeman di Sriwijaya FC.
Selama dua musim berada di Sriwijaya FC, Andritany hanya mendapatkan sekali kesempatan bermain di tim utama.
Kesempatan itu didapatkan Andritany pada saat berhadapan dengan Persik Kediri pada bulan Februari 2010.
Setelah tidak mendapatkan banyak kepercayaan bermain, penjaga gawang berusia 28 tahun itu memutuskan membela tim asal tanah kelahirannya Persija Jakarta.
Saat bergabung dengan Persija, Andritany tidak langsung mendapatkan kesempatan bermain di tim utama.
Pada tahun tersebut, Persija Jakarta memiliki dua penjaga gawang berkualitas yakni Hendro Kartiko dan Roni Tri Prasnanto.
Perjalanan Andritany di musim pertamanya sama sekali tidak diberikan kesempatan bermain di tim utama Macan Kemayoran.
Terlebih pada putaran kedua Liga Indonesia 2010-2011, manajemen Persija kembali memperkuat tim dengan mendatangkan penjaga gawang berpengalaman Jendri Pitoy.
Hal tersebut semakin memberatkan persaingan Andritany untuk kesempatan bermain di Persija Jakarta.
Di waktu bersamaan, Andritany harus keluar masuk menjalani proses seleksi dan pemusatan latihan di Timnas Indonesia U-23.
Situasi tersebut semakin menyulitkan Andritany untuk dipercaya bermain di tim utama Macan Kemayoran.
• Persija Jakarta Siap Menatap Liga 1, Tony Sucipto: Saya Siap Dimainkan di Posisi Apapun
• Sejarah Persija Hari Ini, Tendangan Keras Bambang Pamungkas Bungkam Perlawanan Arema di GBK
• Daftar Homebase yang Pernah Digunakan Persija di Jakarta, Saksi Bisu Kejayaan Tim Macan Kemayoran
Barulah kepercayaan bermain mulai didapat pada satu musim berikutnya setelah Persija Jakarta ditinggal Hendro Kartiko dan Jendri Pitoy,
Andritany mulai dilirik oleh pelatih Persija Jakarta saat itu, Iwan Setiawan untuk bermain di tim utama.
Debut perdana penjaga gawang bernomor punggung 26 itu bersama Persija pada saat berhadapan dengan Persiram Raja Ampat di Stadion Surajaya, Lamongan, pada 11 Desember 2011.