Pilkada Kota Tangsel
Makna Nomor Urut Bagi Paslon Pilkada Tangsel, Hattrick Kemenangan Hingga Doa yang Makbul
Rapat pleno terbuka yang diadakan KPU Tangerang Selatan (Tangsel), memutuskan nomor urut pasangan calon (paslon) yang akan berlaga pada Pilkada
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Rapat pleno terbuka yang diadakan KPU Tangerang Selatan (Tangsel), memutuskan nomor urut pasangan calon (paslon) yang akan berlaga pada Pilkada Tangsel 2020, di Swiss-belhotel, Serpong, Kamis (24/9/2020).
Para paslon mengambil nomor urut secara acak di akuarium bening secara bergantian.
Setelah masing-masing memegang gulungan, mereka secara bersama-sama membukanya.
Pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mendapat nomor urut 1, Siti Nur Azizah - Ruhamaben mendapat nomor urut 2 dan Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan mendapat nomor 3.
Setelah pengundian nomor urut, Jumat (25/9/2020) merupakan massa tenang dan para kandidat dilarang melakukan sosialisasi pengenalan diri atau visi misi.
Kampanye baru akan dimulai pada Sabtu (26/9/2020), sampai Sabtu (5/12/2020) mendatang.
1 Berarti Juara
Saraswati mengaku bersyukur atas nomor 1 yang didapatkannya.
Ia berharap 1 bukan hanya menjadi identitas pencalonanya, melainkan juga berarti hasil akhir, alias juara pada Pilkada Tangsel.
"Bersyukur sekali kita, mantap, artinya mudah-mudahan sesuai dengan hasil nanti di akhir, juara 1," ujar Saraswati di depan awak media.
Saat acara pengundian nomor urut itu, Saraswati memang datang sendiri. Muhamad sebagai calon wali kota, tidak datang karena sakit.
"Babeh Muhamad direkomendasikan oleh dokter untuk istirahat karena memang faktor kelelahan. Kalau di rumah itu beliau memang didatangi warga dari jam 06.00 WIB pagi sampai jam 02.00 WIB pagi itu hampir setiap hari," ujarnya.
Seperti diketahui, pasangan Muhamad-Saraswati maju Pilkada Tangsel diusung oleh PDIP, Gerindra, PSI, PAN dan Hanura, serta didukung oleh partai non-parlemen: NasDem, Perindo, Garuda dan Berkarya.
Nomor 2, Doa yang Makbul
Siti Nur Azizah terlihat gembira saat memamerkan gulungan nomor 2 itu di panggung rapat pleno pengundian nomor urut.
Pasalnya, putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin itu sudah mengharapkan nomor 2 menjadi identitas pencalonannya.
Azizah merasa harapannya yang makbul itu merupakan pertanda baginya untuk berjuang merebut kekuasaan dan membuat perubahan di Tangsel.
"Dapat nomor dua tentu kami sangat bersyukur. Ya memang kami mengharap di nomor itu ya, dan Allah memberikan nikmat itu kepada kami. Mudah-mudahan ini menjadi wasilah, jalan kami bisa memperjuangkan dan memangkan harapan dan keinginan masyarakat untuk adanya perubahan dan juga harapan baru untuk Tangsel yang lebih maju lagi dan sejahtera," ujar Azizah.
Bagi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu, nomor 2 berarti dua harapan masyarakat Tangsel.
"Dua itu artinya semangat di masyarakat, pertama inginnya ada perubahan dan kedua kinginan mereka adanya harapan baru yang bisa membawa kemajuan sehingga bisa membawa kesejahteraan di Tengah masyarakat Tangsel," ujarnya.
Azizah pun berharap hasil yang terbaik dengan nomor 2 ditangan.
"Mudah-mudahan dengan nomor urut dua ini yang kami dapat dengan nomor dua ini artinya Azizah-Ruhamaben berdua," ujarnya.
Seperti diketahui, pasangan Azizah-Ruhama maju Pilkada Tangsel, diusung Partai Demokrat, PKS dan PKB, serta didukung partai non-parlemen PKPI.
• Polsek Johar Baru Tangkap Dua Pelaku Pemerasan Uang ke Pengendara Mobil
• Cat Tumpah di Jalan Raya Dr Saharjo Tebet, Sejumlah Pengendara Motor Terjatuh
• Tanpa Ibrahimovic, AC Milan Tuntaskan Perlawanan Bodo/Glimt
3 Hattrick Kemenangan
Benyamin Davnie mengatakan, nomor 3 mengingatkannya pada Pilkada lalu pada tahun 2015 saat ia masih menjadi calon wakil wali kota, berpasangan dengan Airin Rachmi Diany.
Saat itu Benyamin memenangkan Pilkada periode keduanya memimpin Tangsel.
Dengan mendapat nomor yang sama, Benyamin pun mempercayai 3 merupakan nomor yang baik untuknya.
"Nostalgia, beberapa tahun yang lalu, saya dan Bu Airin juga nomor 3. Saya percayai nomor ini adalah nomor baik buat kami," ujar Benyamin.
Selain itu, Benyamin mengatakan, angka 3 juga dekat dengan ritual ibadahnya sebagi seorang muslim.
"Kemudan yang kedua, filosofinya adalah, kita sebagai orang Islam ngambil wudlu tiga kali, kalau zikir 33 kali, jadi angka 3 ini cukup bermakna buat kami. InsyaAllah masyarakat akan memahami, nomor 3 bagi kami berdua," ujarnya.
Selain itu, fakta lain dari nomor 3 bagi pasangan Benyamin-Pilar adalah, Benyamin selalu mendapat nomor paling akhir alias bontot selama tiga kali mengikuti Pilkada Tangsel.
Pada Pilkada pertamanya tahun 2010, Benyamin yang juga berpasangan dengan Airin saat itu mendapat nomor 4 dari empat pasangan calon.
Pada Pilkada Tangsel 2015, Benyamin dan Airin juga mendapat nomor akhir, yakni nomor 3 dari tiga pasangan calon.
Kali ini, ketika Benyamin maju sebagai calon wali kota, juga mendapat nomor 3 dari tiga pasangan calon.
Benyamin pun berharap dari tiga pola nomor urut yang sama itu, ia bisa kembali memenangkan Pilkada Tangsel ketiganya, alias hattrick.
"Alhamdulillah, nomor keberuntungan kami, nomor berapa saja baik, tapi Alhamdulillah selalu baik sudah. Mudah-mudahan hasilnya juga baik lah. Yakin tiga kali menang. Target suara sebanyak-banyaknya," harapnya.
Seperti diketahui, pasangan Benyamin-Pilar maju Pilkada Tangsel diusung oleh Partai Golkar, dan didukung partai non-parlemen, PPP, PBB dan Gelora.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rahayu-saraswati-djojohadikusumo-sendiri.jpg)