Masa PSBB Ketat, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Menurun

Jumlah penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta terus menurun sejak PSBB ketat diterapkan pada 14 September 2020

ISTIMEWA
MRT Jakarta menggunakan System Acceptance Test (SAT) di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jumlah penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta terus menurun sejak PSBB ketat diterapkan pada 14 September 2020.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 14 - 27 September 2020, jumlah penumpang MRT Jakarta tercatat 128.096 orang.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, menuturkan data tersebut menurun drastis jika dibanding sebelum PSBB ketat.

"Penumpang di minggu pertama (PSBB ketat) ada sekira sebelas ribu (11.000)," kata Kamal, sapaannya, saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2020).

"Turun drastis saat weekend menjadi sekira 4.000 penumpang pada Sabtu (19/9/2020) dan kira-kira 2.000 penumpang di Minggu (20/9/2020)," lanjutnya.

Daftar Lengkap Jadwal Operasional MRT Jakarta Selama Pengetatan PSBB DKI Jakarta

Catat Jam Operasional Transjakarta, MRT, hingga KRL Selama Pengetatan PSBB

Proyek Fase 2 MRT Jakarta Tetap Berjalan Meski Pemprov DKI Terapkan PSBB Total

Pada pekan kedua PSBB ketat (21-27 September 2020), jumlah penumpang MRT Jakarta tercatat 63.268 orang.

Menurut Kamal, rata-rata jumlah penumpang MRT Jakarta menurun sekira 10 ribu hingga 11 ribu orang pada pekan kedua PSBB ketat di Jakarta.

Selama PSBB ketat, jumlah penumpang MRT Jakarta dibatasi hanya boleh menampung 60 penumpang per rangkaian.

Seluruh penumpang diwajibkan memakai masker, menjaga jarak, dan dilarang berbicara saat berada di area atau stasiun MRT Jakarta.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memperpanjang PSBB ketat hingga 11 Oktober 2020.

"Dua pekan ke depan PPSB perketat akan diperpanjang, berarti mulai 28 sampai 11 Oktober 2020," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, saat diwawancarai awak media, di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

Viral Pemotor Tewas Tertimpa Besi Proyek Tol, Polisi: Korban Sekuriti Proyek

"Kami mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, karena selama ini terus melakukan diskusi mencarikan solusi-solusi terkait penanganan dan pencegahan Covid-19," lanjutnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan PSBB ketat sejak 14 September hingga 27 September 2020.

Menurut Riza, dukungan dari Pemerintah Pusat sangat penting guna menjalin sinergi dengan Pemerintah Daerah.

"Mudah-mudahan dua minggu ke depan akan ada hasil yang lebih baik," tutup Riza.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved