Breaking News:

Nekat Menyewakan ke Wisatawan, Puluhan Vila di Puncak Bogor Disegel Satpol PP

Tidak diperkenankan menyewakan vila dan homestay pada masa PSBB pra-AKB mengacu pada Perbub Bogor Nomor 60 Tahun 2020.

Editor: Elga H Putra
KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN
Satpol-PP Kabupaten Bogor menyegel 10 villa di Puncak Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/9/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BOGOR - Nekat menyewakan home stay kepada wisatawan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pra-adaptasi kebiasaan baru (AKB), 10 vila di Kabupaten Bogor, Jawa Barat disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

Lokasi tepatnya berada di Kampung Pondok Sepuluh, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua.

Kepala Satpol-PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho mengatakan, kepada para pemilik atau pengelola vila langsung diberikan teguran keras kemudian berlanjut ke penyegelan bangunan.

Selain itu, KTP para pengelola vila dan penyewa juga diamankan untuk diproses lebih lanjut.

"Untuk vila-vila yang ketahuan disewakan langsung kami segel dan kepada para penyewa langsung kami bubarkan," kata Agus, dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Minggu (27/9/2020).

Ia menegaskan tidak diperkenankan menyewakan vila dan homestay pada masa PSBB pra-AKB.

Hal itu mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 60 Tahun 2020 tentang PSBB pra-AKB.

Dalam Perbup itu disebutkan bahwa vila hanya boleh dipergunakan para pemilik atau orang yang menjaganya saja.

Di aturan itu, kata dia, jelas-jelas ada larangan aktivitas di vila, karena itu hanya diperbolehkan untuk digunakan oleh pemilik, sedangkan aktivitas homestay mereka ditutup total.

"Hal ini sudah jelas diatur dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 60 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra AKB," tegas Agus.

Aturan ini harus ditegakkan bertujuan untuk memperketat akses masuk di wilayah perbatasan di Kabupaten Bogor selama masa PSBB pra-AKB ini berlangsung.

Polisi Selingkuhi Rekan Kerja hingga Kerap Bercinta, Terungkap dari GPS Mobil Dinas

Niat Beli Kado Istri Berujung Petaka, Ayah Tertembak Demi Lindungi 3 Putranya

Selain itu, juga untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19, sehingga Pemerintah Kabupaten Bogor pun membatasi semua tempat usaha, dan melarang vila atau home stay untuk beroperasi di kawasan Puncak Bogor.
Adanya sidak semacam ini untuk kembali mengingatkan kepada seluruh pemilik atau pengelola vila yang berada di wilayah Kabupaten Bogor agar sementara waktu tidak menyewakan vila ke wisatawan.

"Kami juga akan cek perizinannya. Terkait Covid-19, mereka yang melanggar nantinya akan kami proses tipiring," ujar Agus.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Puluhan Vila di Puncak Bogor Disegel karena Nekat Disewakan Saat PSBB"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved