Antisipasi Virus Corona di DKI

Bakal Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Wisma Jakarta Islamic Centre Dibenahi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan tiga lokasi baru tempat isolasi terkendali bagi warga Ibukota yang terpapar Covid-19.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Wisma Jakarta Islamic Centre yang berada di Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara. Foto diambil pada Selasa (29/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan tiga lokasi baru tempat isolasi terkendali bagi warga Ibukota yang terpapar Covid-19.

Satu di antara tiga lokasi itu ialah Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta atau yang lebih dikenal dengan nama Jakarta Islamic Centre, Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara.

Tempat penginapan yang ada di area tersebut, Wisma Jakarta Islamic Centre, dipilih menjadi tempat isolasi terkendali Covid-19 yang akan ditempati dalam waktu dekat.

Saat ini, pengelola Jakarta Islamic Centre tengah mempersiapkan wisma tersebut supaya bisa segera ditempati.

Kepala Sub Divisi Pengkajian Jakarta Islamic Centre Paimun Karim menjelaskan, wisma tersebut sedianya memiliki 155 kamar.

Namun, untuk isolasi pasien Covid-19, hanya ada 56 kamar yang sudah disiapkan.

"Di Wisma ini kita ada 11 lantai, 155 kamar. Tapi yang terpakai untuk nanti isolasi ada 56 kamar dengan total kapasitas 111 orang atau 120 orang atau bed," kata Paimun saat ditemui di lokasi, Selasa (29/9/2020).

Menurut Paimun, saat ini pihaknya sudah membereskan kamar-kamar yang akan ditempati tersebut.

Selain itu, ada beberapa bagian di wisma tersebut yang harus dibenahi, terutama terkait interiornya.

"Karena ini kawasan seperti hotel, kita tadi lihat ada lantai karpet yang harus ditutup, karena kan nggak boleh ada karpet di bawah," kata Paimun.

"Kemudian bahan-bahan yang sifatnya nyimpan virus kan harus dibersihkan, ada kursi-kursi kain juga akan kita perbaiki, jadi masih butuh beberapa proses untuk perbaikan," sambungnya.

Persiapan Wisma Jakarta Islamic Centre untuk dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19 juga tak terlepas dari peyemprotan disinfektan.

Pengelola telah rutin menyemprot wisma tersebut sebagai salah satu protokol kesehatan pencegahan virus corona.

"Kita berharap bisa mendukung, men-support keinginan Pak Gubernur menjadikan pengentasan Covid-19 ini bisa dengan baik, bisa diselesaikan, dan kita bisa sama-sama berharap nanti di DKI bisa hilang Covid-19 ini," tutup Paimun.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved